Awal Tahun Setoran Pajak Capai Rp 182,2 Miliar

Kantor DJP

BENGKULU, KORANRB.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu Lampung mencatat realisasi pajak di Provinsi Bengkulu hingga 31 Jnauari 2023 mencapai 7,08 persen, dari total target penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp 2,5 triliun. Dengan tingkat realisasi sekitar Rp 182,2 miliar.

 Perwakilan Kanwil DJP Bengkulu Lampung, Sigit  mengatakan, penerimaan pajak di Bengkulu diperoleh dari tiga Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Yakni KPP Bengkulu Dua, KPP Bengkulu Satu, dan KPP Curup. “Penerimaan pajak sebesar Rp 182,27 miliar tersebut diperoleh dari Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas sebesar Rp 96,7 miliar, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM sebesar Rp 82,3 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp 150,3 juta, dan pajak lainnya Rp 3 miliar,” jelas Sigit.

 Dari total penerimaan pajak tersebut, penerimaan terbesar terjadi pada kelompok PPh Non Migas. Bahkan kelompok penerimaan pajak ini berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 63,02 persen dibandingkan 31 Januari 2022 yang tercatat sebesar Rp 59,34 persen.

BACA JUGA: Gubernur Diusulkan Jadi Kandidat Pimpinan Muhammadiyah

“Meningkatnya PPh Non Migas mengindikasikan aktivitas ekonomi pada awal tahun sudah membaik. Hal ini didukung oleh banyaknya pekerja dan karyawan yang sudah kembali bekerja. Ini artinya untuk mayoritas para pekerja dan karyawan berkontribusi pada pendapatan pajak dari gaji dan upah mereka,” tambahnya.

 Selain itu, penerimaan pajak didorong oleh meningkatnya daya beli masyarakat di Bengkulu. Hal itu diketahui dari penerimaan PPN yang cukup besar pada awal tahun ini, sebesar Rp 82,3 miliar. “Kita perkirakan meningkatnya PPN disebabkan daya beli masyarakat meningkat,” tambahnya.

 Ia berharap, penerimaan pajak di Bengkulu hingga akhir tahun bisa tercapai sesuai target yang telah ditetapkan. Apalagi saat ini aktivitas ekonomi sudah membaik. Sehingga diharapkan penerimaan pajak akan semakin besar dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

 “Jadi kalau penerimaan pajak negara semakin besar, kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Dari pajak inilah nantinya akan digunakan oleh pemerintah untuk membangun fasilitas kesehatan, jalan, hingga pendidikan,” tutupnya.(bil)

Bagikan Berita Ini :

Read Previous

Sepakat Jalin Kerjasama Ekonomi

Read Next

Tak Efisien, Apdesi Minta Sepeda Motor Bebek