Dewan Ingatkan Eksekutif, Tidak Boleh Lagi Ada Insiden di Taman Merdeka
TAMAN: Kondisi taman Merdeka dan menjadi tempat bermain anak-anak dan keluarga.--rio/rb
KOTA MANNA, KORANRB.ID - Minimnya pengawasan fasilitas di ruang publik membahayakan masyarakat.
Seperti yang terjadi baru-baru ini tiang lampu di Taman Merdeka, Kota Manna roboh menimpa pengunjung anak-anak.
Insiden tiang lampu taman Merdeka roboh menarik perhatian DPRD Bengkulu Selatan.
Bagaimana tidak fasilitas publik yang diperuntukkan bagi tempat bermain semau usia tersebut menjadi berbahaya.
BACA JUGA:Sudah Laku, Satu Unit Lelang Mobnas Belum Ditebus
Karena fisik penunjang diduga tidak mendapat perawatan dari pemerintah.
Ketua Komisi IIDPRD Bengkulu Selatan Nissan Deni Purnama, S.IP mengatakan insiden di taman Merdeka tidak boleh dianggap remeh.
Menurutnya, peristiwa itu harus menjadi momentum evaluasi besar-besaran bagi pemerintah daerah, khususnya dinas teknis yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan dan pemeliharaan Taman Merdeka sebagai ruang publik.
“Setiap hari taman ini digunakan oleh masyarakat dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
BACA JUGA:Tidak Punya IPR, Reklame Akan Dibongkar
Karena itu, faktor keselamatan harus menjadi perhatian utama,” kata Deni.
Ia menambahkan, kejadian pengunjung yang tertimpa tiang lampu menunjukkan adanya celah dalam sistem pengawasan dan perawatan fasilitas taman.
Padahal, keberadaan sarana pendukung seperti tiang lampu penerangan, bangku taman, pagar pembatas, jalur pedestrian, hingga wahana bermain anak seharusnya rutin dicek untuk memastikan kelayakan dan keamanannya.
Menurut Deni, fasilitas publik yang dibiarkan tanpa perawatan berkala sangat berpotensi membahayakan pengunjung.