Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

KONI Bengkulu Matangkan Target PON 2028, Bidik 25 Besar dan Prioritaskan Cabor Potensi Emas

ABADIKAN : KONI Bengkulu bersama pemerintah Provinsi Bengkulu sedang berfoto bersama sebelum Rakerprov digelar, Sabtu 10 Januari 2025. //--

BENGKULU, KORANRB.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) untuk mematangkan target prestasi sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga, mulai dari Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rakerprov ini digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026 di Hotel Mercure Bengkulu.

Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, mengatakan Rakerprov menjadi forum strategis untuk menyusun arah pembinaan atlet dan target perolehan medali yang bermuara pada PON 2028.

“Ada sejumlah agenda yang kita bahas dalam Rakerprov, mulai dari prestasi, target medali, hingga persiapan atlet dengan fokus utama menuju PON NTB 2028,” ujar Teuku.

BACA JUGA:Honda City 2025, Sedan Stylish dan Fitur Canggih untuk Semua Kalangan

Ia menjelaskan, sebelum menghadapi PON 2028, KONI Bengkulu akan melakukan pembinaan berjenjang melalui keikutsertaan pada Porprov, Porwil, dan Pra-PON. Cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti masih dibahas, namun cabor yang berpotensi menyumbang medali emas akan menjadi prioritas utama pembinaan.

“Pembinaan akan dibedakan. Cabor yang berpotensi emas tentu mendapat perhatian lebih dibanding cabor yang peluang medalinya di luar emas,” jelasnya.

Selain pembinaan, KONI Bengkulu juga menyiapkan skema penghargaan bagi atlet berprestasi. 

Atlet peraih medali emas direncanakan menerima bonus sebesar Rp1 miliar, sementara atlet peraih perak dan perunggu juga akan mendapatkan reward sesuai ketentuan.

BACA JUGA:Intip Harga Jual Mobil LCGC Bekas Berdasarkan Merek dan Tahun Produksi

Target menembus 25 besar pada PON 2028 menjadi fokus utama KONI Bengkulu. Sejumlah cabor yang sebelumnya menyumbang medali pada PON Aceh akan dievaluasi dan diperkuat agar mampu meningkatkan prestasi, bahkan meraih emas di PON mendatang. 

Beberapa cabor potensial di antaranya tinju, gulat, serta sejumlah cabor lainnya. Terkait sarana dan prasarana, Teuku menyebut dukungan pemerintah daerah sejauh ini cukup besar.

Sejumlah fasilitas olahraga seperti kolam renang, lintasan atletik, dan stadion telah diperbaiki. Selain itu, KONI juga mengusulkan perbaikan lapangan voli dan tenis indoor.

“Medali perunggu yang sebelumnya kita raih harus bisa ditingkatkan menjadi emas atau prestasi yang lebih baik di PON 2028. Dukungan pemerintah sangat luar biasa, terutama dalam perbaikan fasilitas olahraga,” pungkas Teuku.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan