Unggah Menu MBG di Facebook, Mantan Anggota DPRD Dilaporkan ke Polisi, Hadi: Saya Siap Lapor Balik!
Mantan Anggota DPRD Dilaporkan ke Polisi usai meunggah menu mbg ke facebook--
MURATARA, KORANRB.ID – Lantaran mengunggah menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke Facebook (FB), mantan Anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara) periode 2014-2019 dan 2019 -2024, Muhammad Hadi, dilaporkan ke Polres Musi Rawas Utara (Muratara).
Ketua DPC PPP Muratara ini dilaporkan usai memposting video tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah basi dan berjamur yang dibagikan di SD Negeri 1 Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara, Sumatera Selatan berjamur.
Atas kejadian itu, Muhammad Hadi juga mendatangi pihak sekolah dan komplain terkait menu MBG milik anaknya yang basi hingga berjamur tersebut. Postingan Muhammad Hadi itu sontak langsung viral di Muratara hingga sampai ke pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Jauh.
Tak terima dengan unggahan itu, pihak SPPH pun menempuh jalur hukum dengan melaporkan Muhammad Hadi ke Polres Muratara.
BACA JUGA:BPOM Bengkulu Inspeksi Dapur MBG Jalan Kinibalu
BACA JUGA:MBG Tetap Jalan Selama Ramadan, Menu Kering Jadi Pilihan
Kepala SPPG Sungai Jauh Priban Siswanto mengatakan video tuduhan menu MBG basi dan berjamur iru, tidak benar. Menurutnya, pihaknya sudah melakukan cek dan ricek ke sekolah.
“Pihak sekolah mengatakan itu menu MBG pada hari Sabtu 7 Februari 2026, namun baru dibuat video hingga akhirnya viral pada Rabu 11 Februari 2026," katanya seperti dikutip dari linggaupos.id , Kamis 12 Februari 2026,
Ditambahkannya, memang pada hari itu menu MBG di sekolah tersebut yakni ayam. Namun pada hari Rabu pihaknya membuat menu ayam rica-rica dan hari Sabtu ayam gulai.
“Kami laporkan ke Unit Pidsus Polres Muratara. Kami melaporkan yang membuat video viral tersebut," tambahnya.
Sementara itu, Kanit Pidsus Satreskrim Polres Muratara Ipda Hendra membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut.
"Benar, kemarin mereka (pihak SPPG Sungai Jauh) datang ke Polres Muratara untuk membuat laporan terkait tuduhan MBG berjamur," katanya.
Sementara itu, mengertahui dirinya dilaporkan ke polisi, Muhammad Hadi pun buka suara. Dijelaskan Hadi yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Muratara ini, persoalan menu Makan Bergizi Gratis ini bermula pada Rabu 11 Februari 2026.
Saat itu anaknya yang kelas 1 SD yakni AN, pulang dari sekolah, bersamaan itu ia sedang makan. Kemudian anaknya diajak makan dan langsung ikut makan.