Gubernur Helmi Hasan Dorong Pinjaman Produktif untuk Dongkrak Ekonomi Bengkulu
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan--Oki/RB
“Kita tidak gegabah. Semua dihitung dengan cermat. Prinsipnya sederhana: pembangunan harus tetap berjalan, ekonomi rakyat harus tumbuh, dan keuangan daerah tetap sehat,” demikian Helmi.
Terpisah, Pengamat ekonomi Universitas Bengkulu Dr. Syaiful Anwar angkat bicara terkait wacana pinjam uang tersebut. Ia mengatakan jika niat pemerintah meminjam uang untuk biaya pembangunan infrastruktur, maka itu sebuah strategi jitu dalam perekonomian.
Jika dana tersebut untuk pembangunan infrastruktur, maka itu menjadi investasi jangka panjang bagi daerah. Untuk menumbuhkan ekonomi, maka harus ada dukungan dari infrastruktur sebagai daya tarik suatu daerah.
“Saya rasa ini sudah benar jika keinginannya adalah infrastruktur, karena selain memang menjadi kebutuhan, infrastruktur bisa menjadikan perangsang dari perekonomian suatu wilayah.
Terutama wilayah sentra produksi yang membuat area tersebut menjadi makmur, karena dukungan dari produksi yang mumpuni,” papar Dr. Syaiful Anwar.
Syaiful menilai pembangunan infrastruktur tersebut merupakan strategi investasi jangka panjang bagi pemprov dalam hal pembangunan dan peningkatan perekonomian Provinsi Bengkulu.
“Karena infrastrukturlah yang menjadi faktor penggerak ekonomi di suatu daerah, kata Dr. Syaiful.
Ia menekankan asalkan pinjaman dana tersebut untuk pembangunan infrastruktur, maka sudah merupakan langkah yang tepat yang diambil. Karena selain meretas wilayah tertinggal atau terisolir, pembangunan infrastruktur juga menjadi langkah perangsang ekonomi bagi masyarakat.
“Secara garis besar, jika yang dibangun jalan, maka akan menumbuhkan ekonomi di sepanjang jalur mulai dari perusahaan, rumah makan atau usaha lain. Begitu pun sentra pertanian dan jika rumah sakit, maka sektor PAD baru juga akan tumbuh, karena banyak hal yang akan didapat,” tutupnya.(brn)