Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Pencarian Nelayan Hilang Dihentikan Sementara

JELASKAN: Tim SAR Gabungan sedang menjelaskan update pencarian nelayan hilang Minggu 5 April 2026 malam. WEST JER TOURINDO/RB--

KORANRB.ID - Upaya pencarian nelayan yang hilang di perairan Pantai Ujung Pasir Putih, Kota Bengkulu, Minggu 5 April 2026, terpaksa dihentikan sementara akibat gelombang tinggi yang membahayakan tim SAR gabungan di lapangan.

Keputusan penghentian operasi diambil setelah kondisi cuaca di lokasi kejadian terus memburuk sejak sore hingga malam.

Gelombang laut yang meninggi disertai angin kencang membuat aktivitas pencarian dinilai berisiko tinggi.

Kasubdit Patroli Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bengkulu, AKBP Hadi Joko Susilo, mengatakan langkah tersebut diambil demi keselamatan personel yang terlibat dalam operasi.

BACA JUGA:Harga TBS Kelapa Sawit Bengkulu Utara Turun, Masih Di Atas Acuan

BACA JUGA:Direktur Definitif Dilantik, Sinyal Kuat Kebangkitan Pesantren Pancasila Bengkulu

“Pencarian untuk sementara kami hentikan karena gelombang laut cukup tinggi dan berisiko bagi keselamatan personel di lapangan.

Operasi akan dilanjutkan kembali setelah kondisi memungkinkan,” ujar Hadi Joko.

Peristiwa karamnya perahu nelayan itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Perahu yang ditumpangi dua warga Kelurahan Lempuing dihantam gelombang tinggi hingga akhirnya tenggelam di perairan tersebut.

Dua nelayan itu masing-masing Beri (62) dan Sapril alias Ujang Sidik (53).

BACA JUGA:WFH Jumat Belum Berlaku di Bengkulu Utara

BACA JUGA:Direktur Definitif Dilantik, Sinyal Kuat Kebangkitan Pesantren Pancasila Bengkulu

Dalam kejadian itu, Beri berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke bibir pantai. Sementara Ujang Sidik hingga kini masih dinyatakan hilang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan