Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Tabrakan dengan Truk, Pengendara Mio Meninggal Dunia

EVAKUASI: Polisi saat mengevakuasi korban kecelakaan. -- HumasPolresKaur/RB

NASAL, KORANRB.ID - Kecelakaan lalu lintas, terjadi di wilayah hukum Polres Kaur tepatnya di Jalan Desa Ulak Pandan, Kecamatan Nasal, Senin malam, 9 Maret 2026, sekitar pukul 19.30 WIB.

Melibatkan mobil truk dan juga pengendara motor Mio M3, kecelakaan mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. 

Kapolres Kaur AKBP. Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla melalui Kasihumas Iptu. Slamet Ambyah, SH membenarkan soal kecelakaan maut tersebut, motor Mio diduga gagal nyalip hingga menabrak bagian depan truk Fuso. 

"Iya kecelakaan lalu lintas adu kambing mobil dan motor, pengendara motor meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit," kata Slamet. 

BACA JUGA:Di Bawah Komando Teddy–Gustianto, Tata Kelola Keuangan Pemkab Seluma Membaik

Disampaikannya, kecelakaan maut tersebut melibatkan sebuah kendaraan besar berupa truk berwarna merah dengan nomor polisi B 9580 UIO. 

Truk tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial S (33), yang saat itu tengah menempuh perjalanan jauh dari arah Bengkulu menuju ke arah Provinsi Lampung melalui jalur lintas barat Sumatera.

Saat bersamaan, sebuah sepeda motor Yamaha Mio M3 berwarna merah dengan nomor polisi BD 5120 WF sedang melaju dari arah berlawanan.

Motor tersebut dikendarai oleh Z dan A yang hendak menuju ke arah Bengkulu. 

BACA JUGA:Pemkab Kaur Gandeng Kejari untuk Pendampingan Hukum

Setibanya di lokasi kejadian, pegendara Yamaha Mio M3 berupaya mendahului kendaraan yang berada di depannya tanpa menyadari adanya ancaman dari arah depan. 

Nahas, manuver mendahului tersebut dilakukan pada saat jarak dengan truk Fuso dari arah berlawanan sudah terlalu dekat.

Karena ruang gerak yang sangat terbatas dan waktu reaksi yang singkat, tabrakan hebat di bagian depan kendaraan atau "adu kambing" akhirnya tidak dapat dihindarkan lagi oleh kedua pengemudi.

Sesaat setelah benturan terjadi, warga sekitar segera memberikan pertolongan kepada kedua korban yang terkapar di jalanan. Sdr. Zega dan Sdr. Aldi yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke puskesmas terdekat, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Cahaya Batin Kabupaten Kaur guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan