Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Awasi Ketat Penyedia Makan Bergizi Gratis

MBG: Siswa di Kepahiang menikmati menu MBG saat launching kegiatan beberapa waktu lalu.-foto: heru/koranrb.id-

KEPAHIANG - Tak ingin kejadian keracunan massal siswa dan guru usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebong, Sekda Kepahiang, Dr. Hartono meminta pihak penyedia makanan jangan bekerja asal.

Petugas Dinkes Kepahiang juga diminta lebih aktif melakukan pengawasan terhadap dapur penyedia MBG di Kabupaten Kepahiang.

"Kita minta rekanan untuk betul-betul memperhatikan makanan yang disajikan. Pastikan steril sebelum disajikan," ingat Sekda.

BACA JUGA:Dua Bersaudara Spesialis Curanmor Ditangkap, Amankan Motor Mahasiswa di Bengkulu

BACA JUGA:Sidang Perdana Perkara Korupsi BUMDes Karya Tanjung, Kerugian Negara Rp257 Juta

Sesuai dengan standarnya, menu makanan yang disediakan dalam program MBG disusun sesuai standar gizi seimbang dari Badan Gizi Nasional (BGN), dengan mengutamakan asupan tinggi protein, sayuran, dan buah-buahan. Selain itu, variasi menu akan terus diperhatikan dengan memanfaatkan ketersediaan bahan pangan lokal.

Di Kabupaten Kepahiang sendiri, program MBG telah di launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kepahiang di SD Negeri Komplek (01, 02, dan 04) Pasar Kepahiang sejak Juli 2025 lalu.

"Bukan hanya kebersihan di makanan yang dimasak, makanan yang tidak dimasak, seperti buah-buahan, juga harus diperhatikan. Buah-buahan ini harus bebas bahan pengawet, ataupun pestisida," tambah Hartono.

BACA JUGA:2 Tersangka Korupsi Makan-Minum RSUD Curup Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp800 Juta

BACA JUGA: Dugaan Kredit Fiktif di Lebong, Kejati Bengkulu Terima SPDP Baru, Ini Inisial Tersangkanya

Di sisi lain, kejadian di Lebong ikut membuat orang tua siswa di Kabupaten Kepahiang ikut cemas.

Para orang tua berharap, penyedia tak bekerja asal hanya demi mendapatkan keuntungan dalam program MBG.

"Ada juga terpikir anak kami tak usah saja makan saat program MBG berjalan. Tapi kan salah juga. Nanti kita dianggap tak membangkang terhadap pemerintah," ujar salah satu orang tua siswa di Kecamatan Kepahiang yang enggan disebutkan identitasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan