Sudah Berbadan Dua, Identitas Mayat Perempuan di Liku 9 Masih Misteri
TEWAS: Jasad perempuan dengan bayi di sampingnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tumpukan sampah liku 9 Kabupaten Kepahiang. HERU/RB--
KORANRB.ID - Mayat perempuan yang ditemukan di tumpukan sampah jalan lintas liku 9 Kepahiang - Bengkulu, Selasa 10 Maret 2026 diketahui dalam keadaan berbadan dua alias hamil. Hal ini diketahui saat proses visum yang dilakukan Satreskrim Polres Kepahiang di RSUD Kepahiang.
Sampai berita ini diturunkan, penyidik terus mengumpulkan barang bukti yang ada untuk mengetahui identitas lengkap mayat perempuan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Bintang Yudha Gama, STrK menerangkan identitas mayat perempuan belum diketahui.
"Sekarang masih identifikasi. Jika sudah diketahui akan kita infokan secepatnya," jelas Kasat.
BACA JUGA:Sidang Korupsi Labkesda, Kadinkes Bantah Terima Fee, Kontraktor Ngaku Setiap Pencairan Ada Setoran
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran 2026, Dispora Bengkulu Tengah Hentikan Bantuan Sarpras Olahraga
Saat pertama kali ditemukan pengendara yang kebetulan melintas di lokasi sekira pukul 10.00 WIB, kondisi mayat sangat mengenaskan. Jasadnya berada di dalam tumpukan sampah, dengan kondisi sudah dikerubungi lalat.
Dirut RSUD Kepahiang, dr. Febi Nursanda menyampaikan untuk mengetahui secara detil berapa usia kematian mayat yang ditemukan masih menunggu keterangan lengkap dari dokter forensik.
"Di dalam tubuh mayat perempuan ada janin. Apa jenis kelaminnya belum diketahui. Dokter forensik yang bisa menentukan usia yang dilihat dari umur belatung di jasadnya," beber Dirut RSUD.
Terkait keberadaan pihak keluarga yang mendatangi RSUD, menurutnya belum diketahui secara pasti. "Memang ada yang datang untuk melihat kondisi jenazah, tapi belum diketahui apakah keluarga pasien atau tidak," tambah Febi.
BACA JUGA:Bantah Narasi Kriminalisasi Babysitter, Perkara Dugaan Penganiayaan Anak Anggota DPRD Kota Bengkulu
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Pastikan Stok BBM Aman Selama Ramadan hingga Idulfitri
Saat ditemukan kondisi jenazah memiliki ciri mengenakan baju kaos berwarna merah hati, dalaman berwarna hitam dan celana coklat bermotif garis putih.
Proses identifikasi yang dilakukan penyidik memiliki hambatan, sebab kondisi jenazah sudah membusuk. Identifikasi terhadap jenazah sangat menentukan, untuk mengungkap ada tidaknya unsur tindak pidana dari kematian mayat perempuan tersebut.