Gas 3 Kg Makin Sulit Diperoleh
KOSONG: Tabung gas kosong jadi fenomena biasa. HERU/RB--
KORANRB.ID - Makin mendekati hari raya Idul Fitri, keberadaan gas elpiji 3 Kg makin sulit diperoleh masyarakat.
Khususnya tabung gas 3 Kg eceran, yang biasanya mudah dijumpai di warung-warung.
Tak jarang warga terpaksa mencari ke desa tetangga, atau bahkan sampai ke wilayah Pasar Kepahiang hanya untuk membeli 1 tabung gas 3 Kg.
"Ya, makin sulit saja. Kalau pun ketemu, harganya sudah melambung tinggi," sesal Ramzi, salah satu warga Kelurahan Dusun Kepahiang.
BACA JUGA:Sidang Korupsi Labkesda, Kadinkes Bantah Terima Fee, Kontraktor Ngaku Setiap Pencairan Ada Setoran
BACA JUGA:Perusahaan Wajib Bayar THR Tepat Waktu
Di sisi lain, dengan kondisi makin sulitnya mendapatkan gas 3 Kg, pengecer kerap mendapatkan gas 3 Kg tak lagi dari pangkalan yang ada di Kabupaten Kepahiang.
Di tengah sulitnya mendapatkan pasokan gas elpiji 3 Kg dari pangkalan, sedangkan permintaan akan gas 3 Kg tetap tinggi. Para pengecer melakukan banyak cara dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar.
Di sisi lain, sejauh ini belum terlihat langkah konkrit dari instansi terkait dalam upaya memecahkan persoalan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Kepahiang.
Padahal, hampir setiap hari sejak menjelang datangnya bulan suci ramadan keluhan dari masyarakat akan kelangkaan gas elpiji 3 Kg terus mengemuka.
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran 2026, Dispora Bengkulu Tengah Hentikan Bantuan Sarpras Olahraga
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Pastikan Stok BBM Aman Selama Ramadan hingga Idulfitri
Kadis Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang, Herman Zamzari menyampaikan akan melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah pangkalan yang beroperasi di Kabupaten Kepahiang.
Tak main-main, langkah pemeriksaan yang dilakukan nantinya akan melibatkan langsung Aparat Penegak Hukum (APH).