Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Ini Identitas dan Penyebab Kematian Perempuan di Kamar Hotel Legapone Lebong

Akhirnya, kematian seorang perempuan di salah satu hotel di wilayah Kabupaten Lebong menemui titik terang. --

AMEN, KORANRB.ID - Akhirnya, kematian seorang perempuan di salah satu hotel di wilayah Kabupaten Lebong menemui titik terang. 

Perempuan tersebut diketahui bernama Diana Emilda, berusia 46 tahun, warga Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Hasil penelusuran aparat kepolisian mengarah pada dugaan kuat bahwa korban meninggal akibat reaksi berlebihan terhadap sejumlah obat yang dikonsumsi. 

Temuan tersebut diperkuat oleh pemeriksaan awal yang dilakukan tim medis RSUD Lebong serta penyelidikan Satreskrim Polres Lebong di lokasi kejadian.

BACA JUGA:Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang Jadi Objek Wisata Viral, Dijuluki Niagara-nya Indonesia

Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP Darmawel Saleh, SH, MH menjelaskan bahwa kondisi korban saat ditemukan tidak menunjukkan adanya indikasi tindak kekerasan. 

Korban ditemukan telah tidak bernyawa di lantai kamar hotel dengan pakaian terbatas, tanpa tanda luka fisik pada tubuhnya.

Di dalam kamar, petugas menemukan sejumlah barang yang mengarah pada dugaan overdosis, diantaranya kemasan obat kuat, pil bermerek Black Ant yang telah terbuka, serta alat kontrasepsi yang telah digunakan. Beberapa kemasan obat ditemukan di area kamar dan kamar mandi hotel.

Dari hasil pemeriksaan medis sementara, tidak ditemukan bekas penganiayaan. Meski terdapat darah keluar dari mulut korban, hal tersebut tidak disertai luka luar. 

BACA JUGA:Jelajahi Pesona Kampung Nanas Prabumulih! Destinasi Wisata Edukatif yang Ramah Keluarga

Tim medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar enam jam sebelum dilakukan pemeriksaan. Aroma mulut korban juga menguatkan dugaan adanya konsumsi obat-obatan tertentu dalam jumlah berlebihan.

Peristiwa ini terungkap setelah seorang saksi, Zulfia Erni (58), menerima pesan dari korban melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB. 

Korban meminta diantarkan makanan dan minuman ke kamar hotel tempat ia menginap di Desa Sukau Mergo, Kecamatan Amen.

Namun, setibanya di lokasi, kamar korban tidak dapat dibuka karena terkunci dari dalam. 

BACA JUGA:Destinasi Wisata Keluarga Terpopuler! Eksplorasi Desa Wisata Kelumpang di Sumatera Selatan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan