Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Emas Perhiasan Penyumbang Utama Inflasi Bengkulu, Tembus 2,85 Persen

SAMPAIKAN: Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal saat memaparkan pencatatan Inflasi Oktober 2025 di Aula Rafflesia pada Senin, 3 Oktober 2025.--RENO/RB

BACA JUGA:Banyak Pelaku Usaha Mukomuko Belum Lapor LKPM, DPMPTSP Siapkan Sanksi

“Pemantauan harga dan ketersediaan pasokan harus terus diperkuat agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,” katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu juga menjelaskan secara rinci proses pembentukan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang menjadi indikator utama pengukuran inflasi di daerah.

Statistisi Ahli Muda BPS Kota Bengkulu, Ibramsyah, mengatakan bahwa data IHK dihasilkan melalui survei harga konsumen yang dilakukan secara rutin dan terukur.

“IHK yang kami hasilkan merupakan hasil pendataan dari survei harga konsumen.

BACA JUGA:ASN Injak Ayat Suci Layak Dihukum Berat, Beredar Video Mirip ASN Tenggak Miras

Dasar pemilihan komoditas dan bobot pengeluaran semuanya bersumber dari kegiatan Survei Biaya Hidup (SBH) yang dilakukan lima tahun sekali,” ujar Ibramsyah.

Menurutnya, survei terakhir dilakukan pada tahun 2022, dan survei berikutnya dijadwalkan pada 2027. 

Hasil SBH 2022 menjadi acuan dalam menentukan komoditas yang dipantau setiap bulan. 

Untuk Kota Bengkulu, terdapat 360 komoditas yang menjadi representasi dari IHK.

BACA JUGA:Sekda Mukomuko Ingatkan Camat dan Kades Segera Salurkan SPPT PBB-P2

“Secara nasional, kegiatan Survei Harga Konsumen (SHK) dilakukan di 150 wilayah pencacahan yang tersebar di 112 kabupaten/kota dan 38 provinsi.

Di Provinsi Bengkulu sendiri, wilayah yang menjadi sampel adalah Kabupaten Mukomuko dan Kota Bengkulu,” jelasnya.

Ibramsyah menambahkan, jumlah komoditas yang dicacah berbeda antar daerah.

Secara nasional totalnya mencapai 846 komoditas, sedangkan untuk Kota Bengkulu terdapat 390 komoditas, mencakup 11 kelompok pengeluaran dan 43 subkelompok pengeluaran.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan