BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Bengkulu, Angin Capai 60 Km per Jam
BADAI: Provinsi Bengkulu dilanda cuaca buruk Badai dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir. HENDRI SAPUTRA/RB --
KORANRB.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Bengkulu yang berpotensi disertai angin kencang dan hujan lebat dalam beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, Tri Widiarto, menyebut kecepatan angin di wilayah pesisir, terutama sekitar Pulau Baii, mencapai 30 knot atau sekitar 60 kilometer per jam.
Fenomena ini dipicu oleh siklon tropis Kalmaegi yang terbentuk dari bibit siklon 98W di Laut Filipina bagian timur.
“Kondisi angin kencang ini telah terpantau sejak Selasa sore, 4 November 2025, dan masih berlangsung hingga hari ini. Fenomena ini merupakan dampak dari siklon tropis Kalmaegi,” jelas Tri.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Pangkas Kegiatan Tak Produktif, Fokus pada Pelayanan Publik
BACA JUGA:Kejari Bengkulu Periksa 40 Saksi Kasus Korupsi Labkesda Rp2,7 Miliar
Menurut BMKG, cuaca ekstrem ini juga dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin yang melintas di wilayah Indonesia.
Dinamika atmosfer di Samudra Hindia dan Pasifik turut memperkuat pembentukan awan hujan akibat nilai negatif pada Indian Ocean Dipole (IOD) serta nilai positif pada Southern Oscillation Index (SOI).
Dampaknya, sebagian besar wilayah Bengkulu diperkirakan masih akan mengalami angin kencang dan hujan lebat hingga 8 November 2025. BMKG menetapkan status Level Siaga untuk sejumlah kabupaten seperti Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur. Sementara Kabupaten Lebong, Kepahiang, dan Rejang Lebong berada di Level Waspada.
Tri mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi pohon tumbang, genangan air, dan gelombang tinggi di wilayah pesisir.
BACA JUGA:2 Bunga Rafflesia Mekar Sekaligus di Kawasan Wisata Kemumu
BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi BSRS Lebong, Geledah 3 Lokasi, Polda Bengkulu Temukan Catatan Transaksi
Warga juga disarankan menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan deras disertai angin kencang.
Menindaklanjuti kondisi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu menetapkan status siaga penuh untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.