Walikota Bengkulu Undang Puti Guntur Ziarah ke Tanah Fatmawati
BERSAMA: Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi berfoto bersama anggota Komisi X DPR RI. IST/RB--
KORANRB.ID - Undangan khusus dilayangkan Pemerintah Kota Bengkulu kepada Anggota DPR RI Komisi X, Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarnoputri.
Ajakan itu diarahkan pada satu agenda simbolik: ziarah ke Bengkulu, tanah kelahiran Ibu Negara pertama RI, Fatmawati Soekarno.
Undangan tersebut disampaikan langsung Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, saat menghadiri rapat Komisi X DPR RI, Rabu, 4 Februari 2026.
Dalam forum resmi itu, Dedy bertemu langsung dengan Puti Guntur Soekarno, cucu Ibu Fatmawati sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
BACA JUGA:Kasus ISPA Turun, Risiko Masih Ada
BACA JUGA:Disperdagrin Perketat Pengawasan LPG 3 Kg Jelang Ramadan di Kota Bengkulu
Bagi Pemerintah Kota Bengkulu, kehadiran Puti bukan sekadar kunjungan keluarga. Dedy menilai, momen ziarah bersama keturunan Ibu Fatmawati memiliki bobot historis dan emosional bagi masyarakat Bengkulu.
“Kami sangat ingin mengundang Bu Puti ke Bengkulu. Ada agenda ziarah bersama keturunan Ibu Fatmawati. Ini penting untuk membangkitkan rasa cinta dan kebanggaan warga Bengkulu terhadap sejarah dan keturunan Ibu Fatmawati,” ujar Dedy.
Menurut Dedy, pertemuan tersebut juga memberi kesan pribadi. Ia menyebut kemiripan sosok Puti dengan sang nenek terasa kuat, baik secara fisik maupun aura kebangsaan.
“Hari ini saya bertemu langsung dengan cucu Ibu Fatmawati, Ibu Puti Guntur Soekarno. Beliau sangat mirip dengan Ibu Fatmawati. Saya mengundang beliau untuk pulang ke Bengkulu dan ziarah bersama,” ungkap Dedy.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Tertibkan PKL dan Bangunan Liar KZ Abidin
BACA JUGA:Irigasi Talang Ilo Rusak, Panen Petani Kota Bengkulu Turun hingga Setengah
Ia berharap, kunjungan tersebut nantinya berdampak nyata pada upaya pelestarian situs sejarah dan penguatan identitas budaya lokal. Pemerintah Kota Bengkulu juga melihat peluang dukungan moral dan jejaring nasional dari keluarga besar Bung Karno.
“Saya mengajak beliau kembali ke kampung halaman dan mohon bantu Kota Bengkulu,” tambahnya.