Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Disdikbud Kota Bengkulu Pangkas Jam Belajar SD SMP Selama Ramadan

SEMANGAT: Siswa-siswi SDN 16 Kota Bengkulu tampak semangat, seusai mengikuti Ujian Tobo Kito beberapa waktu lalu. HENDRI SAPUTRA/RB--

KORANRB.ID - Durasi belajar siswa SD dan SMP di Kota Bengkulu dipangkas selama Ramadan 1447 Hijriah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyesuaikan jam tatap muka agar siswa tetap fokus belajar tanpa mengganggu ibadah puasa.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu menerapkan kebijakan khusus kegiatan belajar mengajar selama Ramadan 1447 Hijriah. Penyesuaian dilakukan dengan mempersingkat durasi tatap muka di seluruh sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran resmi yang telah disampaikan kepada satuan pendidikan. Pemangkasan waktu belajar berlaku merata pada setiap mata pelajaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Denny Apriansyah, memastikan pengurangan jam belajar diterapkan selama bulan puasa.

BACA JUGA:Disperdagrin Perketat Pengawasan LPG 3 Kg Jelang Ramadan di Kota Bengkulu

BACA JUGA:Walikota Bengkulu Undang Puti Guntur Ziarah ke Tanah Fatmawati

“Selama bulan Ramadan, jam belajar siswa kita kurangi 10 menit untuk setiap mata pelajaran,” ujar Denny kepada RB, Rabu, 4 Februari 2026.

Secara teknis, pengurangan durasi dilakukan proporsional sesuai jenjang pendidikan. Untuk tingkat SMP, jam pelajaran yang sebelumnya 45 menit dipangkas menjadi 35 menit.

Sementara pada jenjang SD, waktu belajar per mata pelajaran dikurangi dari 35 menit menjadi 25 menit. Penyesuaian ini berlaku pada seluruh sekolah di bawah naungan Pemerintah Kota Bengkulu.

Denny menegaskan, kebijakan tersebut tidak akan menurunkan kualitas pembelajaran. Fokus utama pemerintah adalah menjaga kondisi fisik dan psikologis siswa selama menjalankan ibadah puasa.

BACA JUGA:Irigasi Talang Ilo Rusak, Panen Petani Kota Bengkulu Turun hingga Setengah

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Tertibkan PKL dan Bangunan Liar KZ Abidin

“Ini bukan pengurangan kualitas belajar, tapi bentuk kepedulian kami terhadap kondisi fisik dan psikologis anak-anak selama Ramadan,” tegasnya.

Dengan jadwal pulang lebih awal, siswa diharapkan memiliki waktu dan energi yang cukup untuk mengikuti kegiatan ibadah. Sekolah juga diminta menyesuaikan agenda internal agar proses belajar tetap kondusif.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan