Dispora Kota Bengkulu Perkuat Pembinaan Komunitas BMX Lokal
Sub Koordinator Pemberdayaan Pemuda Dispora Kota Bengkulu, Sriwono, S.H., M.H., saat di temui di kantor Dispora Kota Bengkulu Kamis 26 Februari 2026. ARIF HIDAYAT/RB--
KORANRB.ID - Komunitas BMX di Kota Bengkulu mulai mendapat pembinaan terstruktur dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bengkulu. Fasilitas latihan, penguatan organisasi, hingga peluang ikut kejuaraan disiapkan agar rider muda tak sekadar beratraksi, tetapi berprestasi.
Dispora tidak lagi membatasi pembinaan pemuda pada pelatihan formal dan seminar. Ruang publik olahraga kini didorong menjadi pusat aktivitas komunitas.
Salah satu yang dibina adalah Komunitas BMX Kota Bengkulu. Olahraga ekstrem ini dinilai semakin diminati remaja dan punya potensi prestasi.
Sub Koordinator Pemberdayaan Pemuda Dispora Kota Bengkulu, Sriwono, S.H., M.H., menegaskan pendekatan pembinaan harus berubah.
BACA JUGA: Permintaan Industri Nasional Meningkat Selama Ramadan
BACA JUGA:Audit Anggaran DLH Mukomuko Tahun 2024–2025 Bergulir, Kepala Dinas Dibebastugaskan
"Pembinaan pemuda tidak cukup hanya melalui pelatihan formal atau seminar saja. Kami melihat potensi besar di komunitas-komunitas yang tumbuh secara organik di tengah masyarakat, seperti komunitas BMX ini. Mereka punya semangat, solidaritas, dan kreativitas yang luar biasa. Tugas kami adalah memfasilitasi dan mengarahkan agar energi positif itu berkembang menjadi prestasi," ujar Sriwono.
Menurutnya, ruang publik berbasis olahraga menjadi titik temu antar komunitas. Di sana terbentuk jejaring, solidaritas, dan kultur kompetisi sehat.
Pembinaan tidak berhenti pada penyediaan lintasan atau tempat latihan. Dispora juga mendata anggota, menggelar pelatihan teknik, serta membuka akses mengikuti event regional dan nasional.
"Kami ingin komunitas BMX Kota Bengkulu tidak hanya aktif di level lokal, tetapi juga mampu bersaing di luar daerah. Karena itu, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pendataan anggota, pelatihan teknik, hingga koordinasi untuk mengikuti kejuaraan," tambahnya.
BACA JUGA: Mau Sahur, Motor Satpam BNI Kepahiang Nyaris Dibawa Kabur
Dispora juga membuka ruang dialog dengan para rider. Aspek keselamatan dan standar sarana latihan menjadi perhatian.
Keberadaan komunitas ini dinilai memberi dampak sosial. Remaja memiliki ruang ekspresi positif dan terhindar dari aktivitas berisiko.