Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Dispora Kota Bengkulu Perkuat Pembinaan Komunitas BMX Lokal

Sub Koordinator Pemberdayaan Pemuda Dispora Kota Bengkulu, Sriwono, S.H., M.H., saat di temui di kantor Dispora Kota Bengkulu Kamis 26 Februari 2026. ARIF HIDAYAT/RB--

Selain anggaran, persoalan data juga menjadi hambatan. Hingga kini, belum ada daftar resmi atlet atau komunitas e-sport tingkat kota yang tercatat di Dispora.

Pihaknya pernah berkoordinasi dengan pengurus e-sport tingkat provinsi. Namun untuk kepengurusan di Kota Bengkulu, belum ada data resmi yang masuk.

"Kami pernah memanggil ketua di tingkat provinsi waktu itu. Untuk di kota sendiri, kami belum tahu apakah sudah ada kepengurusan resmi atau belum, karena belum terdata di kami," ujarnya.

Kondisi itu membuat banyak pemain bergerak sendiri. Mereka mengikuti turnamen secara mandiri tanpa pembinaan daerah.

"Anak-anak masih banyak yang mandiri, belum terpantau secara resmi. Jadi memang belum terakomodir," tambahnya.

Padahal, menurut Silvia, peluang prestasi terbuka lebar jika dikelola serius. E-sport kini bukan sekadar hiburan, melainkan kompetisi yang diakui hingga tingkat nasional dan internasional.

"Menurut saya, cabang olahraga games itu bagus. Peminatnya banyak, apalagi anak-anak muda sekarang memang dekat dengan dunia digital," ungkap Silvia.

Dispora membuka peluang pembinaan jika syarat dasar terpenuhi. Kepengurusan resmi di tingkat kota dan pendataan atlet menjadi prasyarat utama.

"Kalau memang tahun depan sudah ada kepengurusan resmi dan mereka koordinasi dengan kami, tentu bisa kita kondisikan. Kalau ada atlet yang berprestasi dan bisa membawa nama Bengkulu ke tingkat lebih tinggi, tentu akan kita dukung," tutupnya.

Tanpa struktur organisasi dan dukungan anggaran, e-sport di Bengkulu masih berjalan sendiri-sendiri. Jika dua persoalan itu teratasi, peluang melahirkan atlet digital dari Kota Bengkulu terbuka lebih nyata.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan