Hingga Akhir Februari, Pendapatan Negara dari Provinsi Bengkulu Capai Rp149,6 Miliar
GELAR: DJPb Bengkulu saat menggelar press release awal tahun 2026 belum lama ini.--OKI IBRIANSYAH/RB
BENGKULU, KORANRB.ID – Kinerja penerimaan negara di awal tahun 2026 di Provinsi Bengkulu menunjukkan sinyal positif.
Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatat, hingga pertengahan Februari 2026, pendapatan negara dari Provinsi Bengkulu telah mencapai Rp149,6 miliar.
Capaian tersebut setara 4,49 persen dari target pendapatan negara di Provinsi Bengkulu yang dipatok sebesar Rp3,33 triliun sepanjang 2026.
Kepala Kanwil DJPb Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Wardhana, menilai realisasi awal tahun ini mencerminkan kinerja fiskal yang tetap terjaga.
BACA JUGA:DPRD Targetkan Pengesahan Perda HUT Bengkulu Utara Sebelum Juli
“Realisasi pendapatan negara di Bengkulu saat ini mencapai Rp149,6 miliar.
Ini menunjukkan kontribusi masyarakat dan dunia usaha masih cukup baik terhadap penerimaan negara di daerah,” ujar Irfan.
Dari sisi penerimaan perpajakan, kontribusi terbesar masih berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang telah mencapai Rp66,94 miliar.
Sementara Pajak Penghasilan (PPh) tercatat Rp59,93 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) khusus sektor perkebunan, perhutanan dan pertambangan sebesar Rp9,16 miliar, serta pajak lainnya senilai Rp10,12 miliar.
BACA JUGA:Anggota DPRD Kota Bengkulu: Menu MBG Ramadan Perlu Evaluasi Menyeluruh!
Adapun dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sektor PNBP lainnya menyumbang Rp17,39 miliar, ditambah pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp5,29 miliar.
Irfan menegaskan, dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk menjaga tren positif ini.
"Peningkatan realisasi pendapatan negara tidak hanya memperkuat fiskal daerah, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi regional, termasuk pengembangan produk UMKM yang berorientasi ekspor," terangnya.
Sebagai perbandingan, sepanjang Januari hingga awal Desember 2025, realisasi pendapatan negara di Provinsi Bengkulu tercatat mencapai Rp2,32 triliun.