Takjil di Belungguk Point Aman, Wali Kota dan BPOM Pastikan Bebas Bahan Berbahaya
TAKJIL: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Kepala BPOM Bengkulu, Kodon Tarigan saat mengecek takjil di kawasan Belungguk Point Kota Bengkulu, Jumat tanggal 27 Februari lalu.--arif/RB
BENGKULU, KORANRB.ID – Aktivitas penjualan takjil di kawasan Belungguk Point pada Minggu 1 Maret 2026 berlangsung ramai dan tertib.
Para pedagang mengaku semakin percaya diri berjualan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh Pemerintah Kota Bengkulu bersama BPOM Bengkulu pada Jumat 27 Februari 2026 lalu.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengawasan keamanan pangan selama Ramadan.
Tim gabungan mengambil sampel berbagai jenis takjil yang dijual, mulai dari minuman berwarna, kue basah, hingga makanan siap saji.
BACA JUGA:Hingga Akhir Februari, Pendapatan Negara dari Provinsi Bengkulu Capai Rp149,6 Miliar
Hasil uji lapangan menunjukkan seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan aman dan tidak mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan pengawasan dilakukan untuk memastikan masyarakat merasa aman saat membeli makanan berbuka puasa.
"Hari ini saya berada di Pasar Kaget yang menjual buka puasa, khususnya yang berada di kawasan Pusri.
Ini memang tradisi tahunan, dari dulu bahkan sejak saya masih SD orang sudah biasa jualan di sini.
BACA JUGA:Usai PPPK Paruh Waktu, Dewan Bengkulu Utara Dorong Penempatan Guru Lebih Proporsional
Nah, sebagai pemerintah kami harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga untuk memastikan takjil yang mereka beli itu aman dikonsumsi," ujar Dedy saat mengunjungi kawasan belungguk point pada Jumat 27 Februari 2026 lalu.
Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara acak terhadap sampel yang dianggap mencurigakan, seperti warna makanan yang terlalu mencolok atau tekstur yang tidak wajar.
"Tadi sudah dicek secara acak sampelnya, terutama yang mencurigakan, misalnya merahnya terlalu kentara atau pempek yang kenyalnya mencurigakan.
Tapi alhamdulillah setelah dicek, ada kue, jelly, minuman, semuanya aman untuk dikonsumsi.