Tuntut TNI ke Barak, Aksi Mahasiswa di DPRD Provinsi Bengkulu Diwarnai Saling Dorong dan Bakar Ban
AKSI: Mahasiswa kembali gelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Senin 6 April 2026.--Arif Hidayat/RB
BENGKULU, KORANRB.ID – Giliran Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Senin 6 April 2026.
Massa mulai bergerak melakukan long march dari Taman Budaya menuju Gedung DPRD Provinsi Bengkulu sekitar pukul 14.30 WIB. Aksi tersebut menggunakan mobil komando yang dilengkapi pengeras suara untuk menyampaikan orasi.
Dalam aksi itu, massa membawa berbagai atribut, mulai dari bendera organisasi, almamater perguruan tinggi, hingga spanduk bertuliskan "Kembalikan TNI ke barak", "Sahkan RUU Perampasan Aset", serta sejumlah poster lainnya.
BACA JUGA:Dukcapil Seluma Sebar Blanko Adminduk ke Desa, Pangkas Antrean Warga
Secara bergantian, perwakilan massa menyampaikan orasi yang menyoroti semakin dominannya peran militer di ranah sipil, serta mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis, Andrie Yunus.
Aksi yang berlangsung panas itu diwarnai upaya massa untuk menerobos masuk ke dalam gedung DPRD.
Situasi sempat memanas ketika massa mulai melakukan aksi dorong dengan aparat keamanan yang berjaga di pintu gerbang.
Bahkan, sebagai bentuk protes, mahasiswa membakar ban di depan gedung dewan.
BACA JUGA:Kekurangan Armada Sampah Seluma Disorot, DPRD Panggil DLH Hari Ini
Tak hanya itu, massa juga menyiapkan tali tambang yang diduga akan digunakan untuk menjebol pagar DPRD Provinsi Bengkulu.
Formatur Ketua Umum HMI Cabang Bengkulu, Muhammad Bintang Tuah Dinasti, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kegelisahan mahasiswa terhadap berbagai persoalan nasional yang dinilai semakin menjauh dari prinsip demokrasi.
"Kami datang bukan untuk membuat kerusuhan, tapi untuk menyampaikan kegelisahan rakyat.
Jika suara kami tidak didengar, maka kami akan terus berjuang dengan cara kami," ujar Bintang.
BACA JUGA:DLH Diminta Peremajaan Pohon Pelindung di Jalan Sukowati, Rawan Tumbang