Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Anggaran Angkutan Haji Naik jadi Rp10,7 Miliar, Baru Lion Air Lakukan Penawaran

RAKOR: Rapat koordinasi yang digelar Pemprov Bengkulu guna membahas persiapan keberangkatan calon jemaah haji asal Bengkulu belum lama ini.-- OKI IBRIANSYAH/RB

BENGKULU, KORANRB.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali membuka lelang transportasi angkutan haji tahun 2026 setelah proses sebelumnya gagal.

Dalam lelang ulang ini, anggaran yang disiapkan dinaikkan dari Rp9,5 miliar menjadi Rp10,7 miliar untuk mengakomodasi biaya operasional maskapai.

Kebijakan penambahan anggaran sebesar Rp1,2 miliar tersebut dilakukan setelah sebelumnya tidak ada maskapai yang mengikuti lelang, karena nilai kontrak dinilai belum sesuai dengan biaya operasional penerbangan.

Transportasi ini diperuntukkan bagi calon jemaah haji asal Provinsi Bengkulu menuju embarkasi di Padang, Sumatera Barat sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

BACA JUGA:Political Will Badan Eksekutif Penentu Utama Keberhasilan Keterbukaan Informasi

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Bengkulu, Dadi Hartono, menjelaskan bahwa saat ini proses lelang telah kembali dibuka untuk semua maskapai.

Namun hingga saat ini baru satu maskapai yang mengajukan penawaran.

“Lelang sudah kita buka kembali dengan anggaran yang disesuaikan.

Sampai sekarang baru Lion Air yang menyampaikan penawaran,” ujar Dadi.

BACA JUGA:Bupati Arie Gelar Doa dan Diskusi Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

Ia menambahkan, apabila hingga batas waktu lelang tidak ada maskapai lain yang ikut serta, maka Lion Air berpotensi menjadi peserta tunggal sekaligus pemenang lelang angkutan haji Bengkulu tahun ini.

Sementara itu, maskapai Garuda Indonesia dipastikan tidak ikut dalam proses lelang tersebut.

Pemprov Bengkulu sebelumnya sempat menawarkan kerja sama kepada maskapai nasional tersebut.

Namun pihak Garuda memutuskan mundur karena anggaran yang tersedia dinilai masih jauh dari kebutuhan operasional penerbangan yang mereka hitung.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan