Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Taman Tabut Simbol Penataan Kawasan Heritage Bengkulu

RESMI: Taman Tabut resmi dibuka oleh Pemkot Bengkulu sebagai ikon baru ruang publik berbasis budaya.--IST/RB

BENGKULU, KORANRB.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu resmi membuka Taman Tabut sebagai ikon baru ruang publik berbasis budaya di kawasan Benteng Marlborough dan Tapak Paderi, Senin malam, 6 April 2026 kemarin. 

Peresmian ini menjadi penanda dimulainya penataan kawasan heritage yang lebih terintegrasi di jantung kota.

Di malam peresmian, Taman Tabut tampil memukau dengan gemerlap lampu yang menciptakan suasana estetik dan hidup. 

Kawasan yang sebelumnya belum tertata kini bertransformasi menjadi ruang publik yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat nilai sejarah dan budaya.

BACA JUGA: Data Sekolah Terdampak Banjir, SDN 89 Kota Masih Terapkan Belajar dari Rumah

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa kehadiran Taman Tabut merupakan langkah awal dari rencana besar revitalisasi kawasan benteng sebagai destinasi heritage unggulan.

“Ke depan kawasan Benteng Marlborough akan terus kita tata dan hidupkan sebagai kawasan heritage.

Mulai dari Taman Tabut, Pasar Barukoto, Kampung Cina, hingga rencana pemindahan pusat perkantoran wali kota ke kawasan ini, semuanya kita siapkan agar menjadi pusat wisata, budaya, dan ekonomi yang terintegrasi tanpa menghilangkan nilai sejarah,” ujarnya.

Peresmian berlangsung khidmat sekaligus meriah, ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemukulan dhol oleh wali kota bersama tamu undangan, serta penampilan seni dhol dan tari khas Bengkulu yang memukau para hadirin.

BACA JUGA:Tekankan Inovasi, Walikota Minta Kadis Tinggalkan Pola Kerja Lama

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, jajaran kepala OPD, serta Ketua Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) Bengkulu, Syiafril.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menyebut Taman Tabut akan difungsikan sebagai pusat interaksi masyarakat sekaligus destinasi wisata baru. 

Taman ini dirancang dengan konsep edukatif yang memuat informasi sejarah dan filosofi tradisi Tabut, serta akan diisi berbagai kegiatan seni melalui sanggar dan pertunjukan budaya.

“Pembangunan Taman Tabut bukan hanya memperindah kota, tetapi juga menghidupkan kembali nilai budaya yang menjadi kebanggaan daerah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan