Borgol  

Minta Diringankan, JPU Tetap Pada Tuntutan

LUBIS/RB DITUNTUT: Sidang terdakwa oknum perwira polisi dengan agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, kemarin(6/3).
LUBIS/RB
DITUNTUT: Sidang terdakwa oknum perwira polisi dengan agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, kemarin(6/3).

BENGKULU, KORANRB.ID – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menyatakan menuntut Iptu. Yopi Warmiko, oknum perwira yang bertugas di Polres Bengkulu Tengah, dengan dakwaan subsidairnya, Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Terkait menguasai atau memiliki narkoba, dengan hukuman penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar.

Dalam sidang lanjutan perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 3,32 gram, yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Senin (6/3), dengan Ketua Majelis Hakim, Ivonne Tiurma Rismauli. Penasihat Hukum (PH) terdakwa Iptu Yopi, langsung menyatakan nota pembelaan secara lisan di dalam persidangan.

BACA JUGA: Rampas Pisau Lawan, Tusuk Berkali-kali

Pihak PH Iptu Yopi menyampaikan, agar hukuman dapat diringankan, dengan alasan kliennya telah mengakui penyalahgunaan sabu tersebut. Dan hanya untuk dipakai sendiri, bukan untuk diedarkan, serta juga telah mengakui pernah menjalani patsus (Tahanan tempat khusus, red) dengan kasus yang sama yakni narkoba, pada 2017 lalu. “Meminta agar hukuman terdakwa dapat diringankan pada putusan nantinya,” sebut PH terdakwa Iptu Yopi dalam persidangan.