Jalan Sentra Pertanian di Tanjung Seluai Diblokir, Ada Oknum Warga Mengaku Pemilik Lahan
DATANGI: Kapolsek Seluma Timur saat mendatangi lokasi pemblokiran jalan oleh warga. --FIKI/RB
SELUMA, KORANRB.ID - Jalan Sentra Tani di Desa Tanjung Seluai, Kecamatan Seluma Selatan kemarin, diblokir oleh oknum warga yang mengaku sebagai pemilik lahan.
Akibat pemblokiran tersebut, Rohmat seorang karyawan Ram Sawit, dicegat oleh sekelompok warga.
Sehingga terjadi cekcok mulut antara warga yang memblokir jalan dan karyawan Ram Sawit.
Situasi yang semula hanya adu argumen kemudian memanas hingga berujung pada aksi pengeroyokan.
BACA JUGA:Segera Berdiri Markas Yonif TP di Areal Kebun Teh Eks Lahan HGU PT TUM Kabawetan
Akibat situasi tersebut, Kapolsek Seluma Timur, Iptu. Erwin Sinaga, bersama personel langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi sekaligus melakukan pengecekan terhadap titik jalan yang diblokir.
Salah seorang warga Desa Tanjung Seluai, Arsin Suanto mengungkapkan bahwa jalan tersebut diyakini telah melalui proses pembebasan lahan sejak tahun 2002.
Menurutnya, pembebasan itu dilakukan agar pemerintah daerah dapat membangun jalan usaha tani guna menunjang perekonomian warga.
"Jalan ini sudah lama digunakan masyarakat.
BACA JUGA:Terbaik di Dunia 2026! Berikut Fakta Unik Bandara Internasional Changi Singapura
Setahu kami, lahannya sudah dibebaskan sejak 2002, sehingga bisa diaspal dan dimanfaatkan bersama," ujar Arsin, Rabu 1 April 2026.
Dirinya berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan secara bijak dan melibatkan semua pihak terkait.
“Jika konflik terus berlarut, maka dampaknya akan semakin dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya para petani sawit,” singkatnya.
Sementara itu, Kapolres Seluma, AKBP. Bonar Ricardo P. Pakpahan, melalui Kapolsek Seluma Timur, Iptu. Erwin Sinaga, menyampaikan bahwa, hingga saat ini kondisi jalan masih dalam keadaan diblokir dan belum ada perubahan.