Sampah Seluma Menumpuk, DPRD Jadwalkan Panggil DLH Awal Pekan Ini
SAMPAH : Sampah masih menumpuk di Kota Tais. FIKI/RB--
KORANRB.ID - Tumpukan sampah yang belum tertangani di Seluma memicu DPRD menjadwalkan pemanggilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada awal pekan ini, menyusul keluhan masyarakat yang terus berulang.
Persoalan sampah di Kabupaten Seluma kembali menjadi sorotan. Sejumlah titik di wilayah perkotaan hingga permukiman masih dipenuhi tumpukan sampah yang belum terangkut.
DPRD Seluma menilai penanganan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup belum menyentuh akar persoalan. Kondisi ini mendorong lembaga legislatif mengambil langkah pemanggilan.
Anggota DPRD Kabupaten Seluma, Febrinanda Putra Pratama, mengatakan pemanggilan Kepala DLH dijadwalkan dalam waktu dekat. Agenda itu untuk meminta penjelasan langsung terkait kondisi di lapangan.
BACA JUGA:Pabrik Sawit PT AIP Seluma Tutup Permanen, Pekerja Terkena PHK Massal
BACA JUGA:Antisipasi Musim Kemarau, BPBD Bengkulu Selatan Siaga Air Bersih
“InsyaAllah kalau tidak Senin (hari ini, red), Selasa (besok, red) akan kita lakukan pemanggilan,” kata Febrinanda, dikonfirmasi Harian Rakyat Bengkulu, Minggu 5 April 2026.
Menurutnya, persoalan sampah sudah berlangsung lama tanpa solusi yang benar-benar tuntas. Penanganan selama ini dinilai hanya bersifat sementara.
“Bahkan penanganan sampah terkesan hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar permasalahan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keterbatasan armada pengangkut serta minimnya petugas kebersihan. Kondisi ini membuat sampah kerap menumpuk berhari-hari sebelum diangkut.
BACA JUGA:Pendaftar Lelang Jabatan Bengkulu Tengah Minim, Seleksi Berpotensi Diperpanjang
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Berlakukan WFH, Pejabat Eselon II Tetap Masuk
Selain itu, fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dinilai belum memadai, terutama untuk wilayah dalam kota. Keterbatasan ini memperparah siklus penumpukan sampah di lapangan.
“Jika persoalan ini terus dibiarkan, kami khawatir akan berdampak pada kesehatan masyarakat serta merusak lingkungan. Sampah yang menumpuk dapat menimbulkan bau tidak sedap, menjadi sarang penyakit, serta merusak pemandangan kota,” tegasnya.