Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Antre BBM di SPBU Sukaraja, Warga Seluma Meninggal Dunia

MENINGGAL : Terlihat dari rekaman CCTv korban saat akan masuk ke dalam mobil sebelum lemas dan dinyatakan meninggal dunia. FIKI/RB--

KORANRB.ID - Seorang warga Seluma meninggal dunia saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sukaraja, Jumat malam 3 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB, memicu perhatian atas antrean panjang yang kerap terjadi di lokasi tersebut.

Peristiwa ini sempat viral di media sosial setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas. Dalam video tersebut, korban terlihat berada di area antrean sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.

Korban diketahui bernama Herman (60), seorang pedagang yang sehari-hari membuka usaha di kawasan Simpang Niur.

Kepala Desa Niur, Ujang Satar, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan korban merupakan warganya.

BACA JUGA:Masuk Kloter 5, Bengkulu Selatan Berangkat Haji 27 April 2026

BACA JUGA:Pemkab Seluma Siapkan Pelatihan Guru Hadapi Pembelajaran Digital Sekolah

"Benar yang meninggal dunia itu warga kami, Pak Herman. Saat kejadian beliau sedang mengantre BBM bersama istri dan anaknya," ujar Ujang dikonfirmasi, Minggu 5 April 2026.

Menurutnya, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Kondisi itu diduga menjadi pemicu saat korban berada di lokasi antrean.

"Almarhum memang ada riwayat jantung. Kemungkinan karena kelelahan akibat terlalu lama mengantre BBM, sehingga kondisi tubuhnya tidak kuat," jelasnya.

Saat kejadian, Herman tengah mengantre BBM untuk kebutuhan usaha. Bahan bakar tersebut akan dijual kembali di warung miliknya.

BACA JUGA: Pendaftaran Orienteering National Competition 2026 Kampala FP Unib Dibuka, Jangan Sampai Ketinggalan

BACA JUGA:Sampah Seluma Menumpuk, DPRD Jadwalkan Panggil DLH Awal Pekan Ini

Aktivitas antrean BBM di wilayah itu memang kerap berlangsung lama. Warga menyebut kondisi ini bukan pertama kali terjadi, terutama pada jam-jam tertentu.

Situasi tersebut dinilai berisiko, terutama bagi masyarakat dengan kondisi kesehatan yang tidak stabil.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan