Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Program Koperasi Merah Putih Seluma Capai 82 Unit, Delapan Mulai Dibangun

BANGUN : Salah satu KDKMP yang berada Kelurahan Talang Saling, Kecamatan Seluma saat ini sedang progres pembangunan. FIKI/RB--

KORANRB.ID - Pergerakan ekonomi desa di Kabupaten Seluma mulai diarahkan lewat pembangunan koperasi. Hingga Senin, 6 April 2026, sebanyak 82 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKPM) sudah masuk tahap progres, dengan delapan unit mulai dikerjakan fisik.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKPM) di Kabupaten Seluma tidak lagi sebatas rencana. Sejumlah titik sudah bergerak, meski pelaksanaannya masih bertahap mengikuti kesiapan di lapangan.

Komandan Kodim (Dandim) 0425/Seluma, Letkol Kav Yuliansyah, S.Hub.Int menyebut, perkembangan saat ini menunjukkan adanya percepatan dibanding tahap awal perencanaan.

“Untuk saat ini, ada 82 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang sudah dalam progres pembangunan di Kabupaten Seluma. Dari jumlah tersebut, sekitar delapan koperasi sudah masuk tahap pekerjaan pembangunan,” ujar Dandim, Senin 6 April 2026.

BACA JUGA:Evaluasi Kebocoran PAD, Jangan Hanya Gadangkan Kejar Investor

BACA JUGA: Polres Bengkulu Tengah Tangkap Tersangka Penimbunan Solar Subsidi 679 Liter

Dari total tersebut, delapan koperasi sudah masuk tahap fisik. Sementara sisanya masih berada pada tahap persiapan, mulai dari kelengkapan administrasi hingga kesiapan lahan.

Secara keseluruhan, program ini menargetkan pembangunan 200 unit koperasi yang tersebar di desa dan kelurahan di Seluma. Jumlah tersebut akan dipenuhi secara bertahap.

“Program ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kesiapan lahan, administrasi,” katanya.

Skema bertahap ini menjadi kunci agar pembangunan tidak tersendat di tengah jalan. Beberapa desa masih menghadapi kendala lahan dan kesiapan kelembagaan.

BACA JUGA: DLH Mukomuko Ubah Pola Pengelolaan Sampah, Tekan Beban TPA dari Hulu

BACA JUGA:Setiap Jumat ASN WFA, Kadis Tetap Masuk Kantor

Keberadaan koperasi ini nantinya tidak hanya sebagai tempat simpan pinjam. Fungsinya diperluas menjadi pusat aktivitas ekonomi desa.

Mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, pemasaran hasil pertanian, hingga penguatan usaha masyarakat lokal akan terpusat di koperasi tersebut.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan