Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Fakta Unik Selandia Baru, Negara yang Pernah Punya Menteri Urusan Domba

SELANDIA BARU: Negeri hijau dan berpasir ini (Selandia Baru, red) menyimpan banyak fakta unik. --Foto: screenshot tiktok: manu-facturing

KORANRB.ID - Selandia Baru dikenal luas sebagai negeri hijau berpasir emas, rumah bagi pegunungan megah, padang rumput luas dan hewan ikonik bernama domba. Namun di balik lanskap menawan itu tersimpan satu fakta unik yang membuat negara ini berbeda dari seluruh negara lain di dunia. 

Pada masa keemasan industri peternakannya, Selandia Baru pernah memiliki jabatan resmi bernama Minister of Sheep atau Menteri Urusan Domba. Jabatan ini bukan sekadar simbolis, tetapi posisi kabinet yang betul-betul memiliki mandat khusus dalam pemerintahan.

Keberadaan menteri tersebut lahir dari konteks ekonomi yang sangat spesifik. Pada abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, Selandia Baru berkembang pesat sebagai negara agraris. 

Ekspor wol dan daging domba menjadi sumber utama pendapatan nasional. Ketergantungan itu mencapai puncaknya pada era 1980-an, ketika populasi domba negara itu membengkak hingga sekitar 70 juta ekor, sementara penduduknya hanya sekitar tiga juta. 

BACA JUGA:Semendo dalam Budaya Rejang, Ketika Rumah Menjadi Pilihan Cinta dan Kehidupan!

Dengan kata lain, terdapat lebih dari 20 domba untuk setiap satu orang, sebuah rasio yang hingga kini belum pernah tertandingi oleh negara mana pun.

Karena besarnya peran sektor ini, pemerintah Selandia Baru menilai perlu adanya kementerian yang benar-benar fokus mengurus kebijakan domba. 

Tugas Menteri Urusan Domba meliputi pengelolaan industri wol, pengawasan ekspor daging, peningkatan kualitas padang penggembalaan hingga penyusunan standar nasional untuk pemuliaan ternak. 

Dalam praktiknya, menteri tersebut memiliki pengaruh langsung terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan peternak di seluruh negeri. Jabatan itu bahkan dianggap sama strategisnya dengan kementerian ekonomi atau pertanian pada masanya.

BACA JUGA:Mengejutkan! Ayam Bisa Bicara dengan 30 Suara dan Memiliki Empati Layaknya Manusia

Keunikan ini membuat Selandia Baru menjadi satu-satunya negara yang pernah memberikan perhatian setinggi itu pada satu jenis hewan. 

Negara peternak besar lain seperti Australia, Argentina atau Uruguay memang menempatkan domba dalam sektor penting, tetapi tidak pernah membentuk kementerian khusus. Hanya Selandia Baru yang memandang domba sebagai aset nasional sampai perlu dibuat posisi “menteri khusus.”

Meskipun jabatan tersebut kemudian dihapus setelah struktur pemerintahan diperbarui dan ekonomi semakin terdiversifikasi, warisannya tetap hidup dalam identitas nasional. 

Hingga kini, meski jumlah domba turun drastis dibanding masa jayanya, Selandia Baru masih menjadi salah satu produsen wol dan daging premium terbesar di dunia. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan