Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Intip Harga Jual Mobil LCGC Bekas Berdasarkan Merek dan Tahun Produksi

BRIO: Salahsatu mobil LCGC yang banyak diminati di Indonesia--Firmansyah/RB

KORANRB.ID - Pasar mobil bekas di Indonesia masih menunjukkan geliat positif, khususnya untuk segmen Low Cost Green Car (LCGC).

Mobil LCGC second tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan harga terjangkau, konsumsi bahan bakar yang irit, serta biaya perawatan yang relatif ringan.

Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, mobil LCGC bekas dari berbagai merek dan tahun produksi masih banyak diburu, baik oleh pembeli pertama maupun keluarga muda yang membutuhkan kendaraan harian.

Toyota Agya menjadi salah satu LCGC second yang paling diminati. Untuk Toyota Agya keluaran awal seperti tahun 2013 hingga 2014, harga jual di pasaran mobil bekas umumnya berada di kisaran Rp80 juta hingga Rp95 juta, tergantung kondisi dan jarak tempuh.

BACA JUGA:Telaga Warna Dieng Viral di Media Sosial, Kunjungan Wisatawan Meningkat Signifikan

Sementara Toyota Agya tahun 2015–2017 biasanya ditawarkan dengan harga Rp95 juta sampai Rp115 juta. Untuk Agya facelift tahun 2018–2020, harga second masih cukup stabil di angka Rp120 juta hingga Rp140 juta. Adapun Toyota Agya keluaran 2021 ke atas, harga bekasnya berkisar antara Rp145 juta hingga Rp165 juta.

Selain Agya, Daihatsu Ayla juga menjadi tulang punggung pasar LCGC second. Daihatsu Ayla tahun 2013–2014 umumnya dijual dengan harga mulai Rp75 juta hingga Rp90 juta. Untuk Ayla produksi 2015–2017, harga bekas berada di rentang Rp90 juta sampai Rp110 juta.

Sementara Ayla facelift tahun 2018–2020 dipasarkan dengan harga sekitar Rp115 juta hingga Rp135 juta. Daihatsu Ayla tahun 2021–2023 masih memiliki nilai jual cukup tinggi, yakni di kisaran Rp140 juta sampai Rp160 juta.

Honda Brio Satya juga termasuk LCGC yang memiliki daya tarik kuat di pasar mobil second. Honda Brio Satya tahun 2014–2015 biasanya ditawarkan mulai Rp95 juta hingga Rp110 juta. Untuk Brio Satya keluaran 2016–2018, harga jual bekasnya berkisar antara Rp115 juta sampai Rp135 juta.

BACA JUGA:Dibanderol Rp 270 Juta! Berikut 3 Fakta Penting Honda CR-Z Bekas yang Wajib Diketahui

Brio Satya facelift tahun 2019–2021 masih cukup mahal di pasar mobil bekas, dengan harga Rp145 juta hingga Rp165 juta. Sementara Brio Satya tahun 2022–2024, harga second umumnya masih berada di atas Rp170 juta, tergantung kondisi kendaraan.

Suzuki Karimun Wagon R juga menjadi pilihan LCGC second dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Karimun Wagon R tahun 2013–2014 biasanya dijual dengan harga Rp70 juta hingga Rp85 juta. Untuk keluaran 2015–2017, harga bekasnya berada di kisaran Rp85 juta sampai Rp100 juta.

Karimun Wagon R tahun 2018–2020 masih diminati dengan harga Rp105 juta hingga Rp120 juta, sedangkan keluaran 2021 ke atas ditawarkan sekitar Rp125 juta hingga Rp140 juta.

Tak ketinggalan, Datsun GO dan GO+ juga masih beredar di pasar mobil bekas meski produksinya telah dihentikan. Datsun GO tahun 2014–2016 umumnya dijual di kisaran Rp65 juta hingga Rp80 juta. Untuk Datsun GO+ tahun 2015–2018, harga second berada di rentang Rp75 juta sampai Rp95 juta. Meski harga lebih murah, pembeli biasanya lebih selektif dalam melihat kondisi dan ketersediaan suku cadang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan