Kasus LSD Melandai, 3.000 Vaksin Disalurkan

CAL/RB Kabid Peternakan dan Keswan Distan Kabupaten Kaur, Rakhmad Fajar--

BINTUHAN, KORANRB.ID - Setelah beberapa minggu kasus Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit cacar sapi mewabah di Kabupaten Kaur, saat ini melandai. Malah Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kaur mengklain tidak ada lagi penambahan kasus LSD.

Sebelumnya tercatat 205 ekor sapi terjangkit LSD. Setelah tidak adanya, lagi penambahan kasus selama 14 hari berturut-turut, Dinas Pertanian Kaur membagikan vaksin kepada para peternak se-Kabupaten Kaur sebanyak 3.000 dosis.

"Sekarang kita sudah tidak monitoring lagi, karena memang sudah tidak ada lagi penambahan kasus baru. Vaksin juga sudah disuntikan ke ternak sapi,’’ kata  Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kabupaten Kaur Rakhmad Fajar.

BACA JUGA: Sopir Mengantuk, Truk Pengiriman Paket Hantam Tiang Listrik

Dijelaskannya, kasus paling banyak tercatat, terjadi di Agustus lalu. Rata-rata di setiap kecamatan ada kasus LSD. Terkait vaksin, diakui Rakhmad sudah diterima Distan sejak bulan Juni,  namun belum dapat dibagikan karena masih banyak kasus LSD.

Barulah setelah tak ada penambahan kasus, masuk tahap pemulihan ternak yang terjangkit, stok vaksin yang ada disalurkan ke peternak. Petugas langsung turun ke lapangan, vaksinasi ternak sapi. "Masa pemulihan ini juga cukup lama, sampai 6 bulan," ujarnya.

Meskipun kasus sudah mulai melandai, Rakhmad tetap mengimbau warga yang memiliki ternak sapi tetap waspada. Agar tidak ada lagi lonjakan kasus LSD seperti sebelumnya. 

Disampaikan Rakhmad, LSD cukup cepat menular apabila tidak ditangani dengan baik. "Tetap waspada, meskipun kini sudah melandai," pungkasnya. (cil)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan