DPRD Bengkulu Utara Dorong Pengajuan Kuota Tambahan PPPK Guru dan Tenaga Teknis

SAMPAIKAN: Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Utara Hasdiansyah meminta Pemda Bengkulu Utara terus mencari peluang kuota tes PPPK untuk guru non ASN dan tambahan bagi tenaga teknis dan kesehatan. --Istimewa

BACA JUGA:Pembiayaan PayLater Di Indonesia Meningkat Pesat

Sehingga ia berharap kuota tersebut bisa dikembalikan untuk penerimaan PPPK Bengkulu Utara. 

“Kami berharap Pemda Bengkulu Utara bisa melakukan komunikasi ke Kemenpanrb agar bisa mendapatkan kuota PPPK kembali,” terangnya. 

Namun jika memang kuota tes PPPK baik guru dan kesehatan yang tidak terserap tersebut akan dikembalikan ke Bengkulu Utara. 

Ia berharap adanya penyesuaian formasi sehingga formasi yang memang tidak ada peminat pada periode tes tahun lalu akan bisa dialihkan. 

BACA JUGA:Oknum Sopir Grab Bengkulu Viral, Turunkan Penumpang Asal Rusia di Jalan, Ini Tanggapan Grab

“Karena sangat besar jumlah tenaga non ASN di Bengkulu Utara yang masih bertugas, bahkan sebagian besar dari mereka yang sudah bekerja belasan bahkan puluhan tahun,” terangnya. 

Tak hanya mengajukan tambahan kuota, ia juga meminta Pemda Bengkulu Utara mencari peluang kemungkinan adanya kemudahan untuk lulus menjadi PPPK bagi tenaga non ASN yang memang sudah berusia lanjut dan sudah mengabdi puluhan tahun. 

Termasuk mereka yang memang belum berstatus sarjana namun sudah mengabdi puluhan tahun pada pemerintah sebagai tenaga non ASN jajaran Pemda Bengkulu Utara. 

Apalagi untuk formasi tenaga teknis, tidak semua tenaga non ASN di Begngkulu Utara bekerja di pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya pekerjaan ahli. 

BACA JUGA:Berikut 10 Bus Mewah Lintas Sumatera, Nyaman Ditumpangi Berhari-hari

Namun ada juga diantara mereka yang bekerja sebagian tenaga administrasi yang mungkin bisa diangkat menjadi PPPK. 

“Karena saat ini harapan masyarakat yang sudah tidak memenuhi syarat usia untuk mengikuti tes CPNS memiliki harapan untuk menjadi PPPK,” pungkas Hasdiansyah. 

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan