Bisa Jadi Solusi Penyakit Tipes, Ini Manfaat dan Cara Mengolah Cacing

Penyakit tipes, atau demam tifoid, adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi.--Pixabay

Cacing tanah merupakan sumber protein yang sangat baik, penting untuk memperkuat sistem imun tubuh. Dalam kondisi tipes, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk melawan infeksi dan mempercepat pemulihan.

Cara mengolahnya agar dapat dikonsumsi dengan aman dan nyaman.

Ekstrak cacing tanah adalah salah satu bentuk olahan yang paling efektif karena zat aktif dapat diambil secara maksimal. 

Siapkan cacing tanah segar, cuci bersih dengan air mengalir untuk menghilangkan tanah dan kotoran yang menempel.

Rebus cacing dalam air mendidih selama 15-20 menit hingga cacing berubah warna dan menjadi lembut. Setelah direbus, tiriskan cacing dan haluskan menggunakan blender hingga menjadi bubur cacing.

BACA JUGA:Peran Basis dalam Sebuah Band: Pilar yang Tak Terlihat Namun Kuat

Saring hasil blender tersebut menggunakan kain bersih untuk mendapatkan ekstrak cair cacing.

Ekstrak ini bisa diminum langsung atau dicampur dengan sedikit madu untuk mengurangi rasa yang tidak enak. Konsumsi satu sendok makan ekstrak cacing tanah dua kali sehari.

Jika tidak tahan dengan rasa dan aroma cacing tanah, anda bisa membuatnya dalam bentuk kapsul, caranya.

Keringkan cacing tanah yang sudah dibersihkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari atau menggunakan oven dengan suhu rendah.

Setelah benar-benar kering, giling cacing hingga menjadi serbuk halus.

Masukkan serbuk tersebut ke dalam kapsul kosong yang bisa dibeli di apotek. Konsumsi dua kapsul tiga kali sehari.

BACA JUGA:5 Provinsi Paling Mandiri di Indonesia, Punya APBD Besar

Sebelum mengolah cacing tanah, sebaiknya pastikan cacing tanah benar-benar bersih dari kotoran dan zat berbahaya sebelum diolah. Ini penting untuk mencegah kontaminasi bakteri atau parasit lain yang dapat membahayakan kesehatan.

Meskipun cacing tanah memiliki potensi dalam pengobatan tipes, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencobanya, terutama jika pasien memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengobatan lain.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan