Ternyata Masih Aktif, Mortir Jenis Uxo Temuan Warga Rejang Lebong Dimusnahkan

Satuan Brimob Batalion A Bengkulu melakukan pemusnahan sebuah mortir yang ditemukan warga di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.--
CURUP, KORANRB.ID - Satuan Brimob Batalion A Bengkulu melakukan pemusnahan sebuah mortir yang ditemukan warga di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.
Pemusnahan dilakukan di BLK Curup, setelah melakukan pemusnahan. Pihak Gegana segera melakukan penyiisiran di Desa Karang Jaya tempat ditemukan mortir tersebut.
Disampaikan ,Panit Jibom Batalion A Brimob Polda Bengkulu, Ipda. Dedi Okta, mortir tersebut berjenis uxo dan kondisi mortir itupun masih aktif.
"Hanya berkarat dan kondisinya utuh namun kondisi mortir itu sangat baik. Dan barusan telah dimusnahkan," sampai Ipda. Okta.
BACA JUGA:Predator Puncak di Habitatnya! Berikut 5 Jenis Reptil Purba
Lebih lanjut, Okta mengatakan, pihaknya belum mengetahui mortir tersebut bekas dari apa.
"Apakah perang ataupun latihan TNI, itu ada tim indentifikasinya yang melakukan indentifikasi," beber Okta.
Diketahui, penemuan Mortir Jenis Uxo ditemukan warga saat menggali lobang pondasi tembok dapur rumahnya.
Penemuan, bermula saat Sumitro (51) yang sedang menggali lobang pondasi untuk membuat tembok di belakang rumah.
Namun, saat semakin dalam menggali secara tak sengaja saat mencangkul sebuah benda berbentuk seperti besi yang sudah berkarat berada di dalam tanah.
Setelah diamati Sumitro merasa curiga bahwa benda besi berkarat tersebut menyerupai sebuat granat atau mortil.
Lalu, Sumitro langsung menelpon Kepala Desanya untuk melaporkan penemuannya itu. Sesampainya, Kades Karang Jaya, Cahyo di lokasi, dia langsung menelpon Bhabinkamtibmas Desa Karang Jaya untuk datang ke lokasi karena menurut kepala Desa Dan kepala dusun benda tersebut menyerupai bom atau Mortir.
BACA JUGA:Tinggal Menghitung Hari! Berikut 5 Keistimewaan Bulan Ramadan
Penemuan mortir itu dibenarkan, Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP. Sinar Simanjuntak, bahwa penemuan mortir itu, terjadi sore pukul 17.05 WIB, Kamis, 20 Februari 2025 oleh warga.