Menjelang Lebaran, Masyarakat Diminta Waspada DBD di Rejang Lebong

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD--
CURUP, KORANRB.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Hingga H-6 Lebaran tahun ini, tercatat 66 kasus DBD berdasarkan data rekapitulasi dari 21 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Rejang Lebong.
Kepala Dinkes Rejang Lebong, Dhendi Novianto Saputra SKM, menyebutkan angka kasus DBD ini menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.
Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk lebih aktif dalam mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini.
BACA JUGA:Jelang Kampanye PSU, Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Ingatkan Soal Ini
"Peningkatan kasus DBD ini harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk," ujar Dhendi.
Dinkes Rejang Lebong juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi, seperti fogging atau pengasapan di wilayah yang mengalami peningkatan kasus.
Namun, masyarakat tetap diminta untuk tidak hanya bergantung pada fogging, karena cara ini hanya efektif membunuh nyamuk dewasa dan bukan jentiknya.
Gejala DBD yang perlu diwaspadai meliputi demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, serta munculnya bintik-bintik merah pada kulit.
BACA JUGA:Episode Baru, Pidsus Kejari Seluma Lirik Realisasi Anggaran DD Dusun Baru 2021-2024
Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, diharapkan penyebaran DBD di Rejang Lebong dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan sehat dan aman," harap Dhendi.