Program Sapa Bupati, Terima 7 Audiensi
AUDIENSI: Bupati Bengkulu Tengah menerima audiensi untuk merealisasikan program Sapa Bupati.-foto: jeri/koranrb.id-
BENTENG - Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.AP, menerima 7 audiensi dalam satu hari, Senin, 15 September 2025. Ini mewujudkan salah satu program yang sudah dicanangkan yakni Sapa Bupati.
Audiensi pertama dari Tim Manajemen Pusat PT. Asuransi Umum Bumida Jakarta. Kepala Divisi Regional, Suryo Tasrun, menyampaikan penawaran program AKDHK (Asuransi Kecelakaan Diri di Luar Jam Kerja) yang diharapkan dapat menjadi peluang bisnis sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selanjutnya, audiensi kedua dari Ikatan Guru Raudathul Athfal (IGRA) Bengkulu Tengah yang diwakili oleh Rupiati. Pertemuan ini bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus memperkenalkan eksistensi IGRA kepada Pemerintah Daerah. IGRA juga menyampaikan kesiapan untuk bersinergi dalam mendukung program-program pemerintah.
Audiensi ketiga, Bupati menerima Asosiasi PSSI Bengkulu Tengah (ASKAB) yang diwakili Febri Gusniawan. Pada kesempatan itu, pihak ASKAB menyampaikan perubahan nama menjadi PSSI Bengkulu Tengah serta memaparkan program pembinaan atlet usia dini.
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Tengah Akan Kaji Kembali Tunjangan DPRD
BACA JUGA:Kesurupan Massal Saat Upacara Bendera, Puluhan Pelajar SMAN 4 Rejang Lebong Dipulangkan
Audiensi keempat, kunjungan dari Komandan Denzipur 14 Gana Bhadrika Bengkulu Tengah, Kapten czi Hendri Agus Herlina, SST, Han. Pertemuan ini berlangsung dalam rangka silaturahmi sekaligus ramah tamah untuk meningkatkan sinergi antara Denzipur dengan Pemerintah Daerah
Audiensi kelima dari IKA Semaku. Ketua IKA Semaku, Silustero menyerahkan dokumen resmi terbentuknya organisasi tersebut di Bengkulu Tengah. Dalam pertemuan ini, IKA Semaku juga menyampaikan berbagai program yang siap mendukung pemerintah daerah khususnya di bidang kemasyarakatan.
Audiensi keenam berasal dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Bengkulu. Perwakilan BPBPK, Irwansyah, memaparkan program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2026 terkait perluasan jaringan distribusi SPAM regional Benteng Kobema.
Audiensi ketujuh ditutup dengan pertemuan bersama DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bengkulu Tengah. Dalam kesempatan tersebut, DPD PKS menyampaikan program kerja partai di tingkat DPC serta menegaskan komitmen untuk mendukung program pemerintah daerah.
Dalam kesempatan ini Bupati menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan kontribusi seluruh tamu yang beraudiensi hari ini. Ia sangat menyambut baik semua ide, gagasan, masukan, saran dan program yang disampaikan.
BACA JUGA: Kijang Kapsul Diesel Pick Up, Raja Jalanan yang Tangguh, Unggul dari Kijang Super Pick Up!
BACA JUGA:Era Baru Otomotif, Ini Sejumlah Inovasi Terbaru dalam Dunia Omotomif
“Saya menyambut baik setiap ide, gagasan, dan program yang disampaikan hari ini, sebab kami (Pemkab Bengkulu Tengah, red) tidak bisa berjalan sendiri dan memang harus bersinergi dengan berbagai pihak," katanya.
Program Sapa Bupati ini dibuka untuk seluruh masyarakat umum, bebas siapa saja yang mau bertemu Bupati silakan datang ke Kantor Bupati Bengkulu Tengah pada hari Senin, pukul 08.00 - 15.00 WIB.
"Program Sapa Bupati ini memang sengaja dibuat agar masyarakat bisa bertemu kepada Bupati. Saya akan membuka diri untuk bertemu dengan seluruh masyarakat di kantor bupati setiap hari senin, bebas, mau siapapun akan saya terima," jelasnya.
Rachmat menyampaikan, dengan adanya program ini, ia berharap bisa mendapatkan gambaran kondisi terkini Kabupaten Bengkulu Tengah dari seluruh lapisan masyarakat, baik masyarakat umum, maupun komunitas atau organisasi.
Di sisi lain, ia tidak ingin ada jarak dengan masyarakat dan ingin tetap menjaga silaturahmi dengan masyarakat. Sebab peran masyarakat juga sangat penting untuk memajukan Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Saya berharap masyarakat bisa berkunjung ke kantor bupati. Mari kita mengobrol langsung, yang pertama datang itu yang pertama dilayani dan tetap harus antre dan bersabar, semua pasti dapat giliran" sampainya.
Apabila masyarakat, komunitas, organisasi atau siapapun yang bertemu dengannya, tidak perlu ribet untuk memasukkan surat. Masyarakat hanya perlu datang dan berkoordinasi dengan staf ruang bupati. Setelah itu langsung bisa masuk ruangan bupati dan mengobrol.
"Jadi masyarakat tak perlu khawatir dan berpikir kalau ketemu Bupati ribet dan harus masukkan surat. Ketemu Bupati Bengkulu Tengah tak ribet dan silakan datang," ungkapnya.