Libur Lebaran, Wisata Ikan Larangan Seluma Diserbu Wisatawan
wisata ikan larangan di Desa Taba Lubuk Puding, Kecamatan Air Periukan.--Fiki Susadi/koranrb.id
SELUMA, KORANRB.ID – Momentum libur Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga.
Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi di Kabupaten Seluma yakni wisata ikan larangan di Desa Taba Lubuk Puding, Kecamatan Air Periukan.
Sejak pagi hingga sore hari, kawasan wisata tersebut dipadati pengunjung yang datang silih berganti.
Tidak hanya warga Seluma, pengunjung juga datang dari luar daerah untuk menikmati wisata alam tersebut.
BACA JUGA:Libur Lebaran, Call Center 112 Bengkulu Siaga 24 Jam Antisipasi Lonjakan Darurat
Kepala Desa Taba Lubuk Puding, Untung Putra Jaya, mengatakan lonjakan pengunjung sudah terjadi sejak awal libur Lebaran. Bahkan dalam satu hari jumlah pengunjung bisa mencapai ratusan orang.
“Sejak pagi tadi tiket yang terjual sudah sekitar 70 orang dan sampai sore terus bertambah. Kemungkinan pengunjung hari ini sudah ratusan orang,” ujar Untung.
Ia mengatakan selama libur Lebaran pihak desa menargetkan jumlah pengunjung wisata ikan larangan bisa mencapai 2.000 orang. Target tersebut cukup realistis melihat tingginya minat masyarakat yang datang berwisata.
Harga tiket masuk wisata ikan larangan sendiri ditetapkan sebesar Rp15.000 per orang.
Harga tersebut sudah termasuk biaya parkir kendaraan dan pakan ikan, sehingga pengunjung bisa langsung memberi makan ikan semah atau maser di sungai.
BACA JUGA:Diduga Serangan Jantung, Warga Lokasi Baru Meninggal Dunia di Parkiran Wisata Cemoro Sewu Seluma
“Dengan tiket masuk itu pengunjung sudah bisa parkir dan mendapatkan pakan ikan. Jadi pengunjung bisa langsung memberi makan ikan di sungai,” jelasnya.
Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, pengelola telah menyiapkan berbagai fasilitas seperti WC umum, pondok istirahat, kantin, hingga wahana perahu karet dan ban.
Selain itu, petugas dari kelompok sadar wisata juga disiagakan di sepanjang aliran sungai untuk mengawasi pengunjung.