Salah Satu Spot Terbaik, Ini Penjelasan Oro-Oro Ombo Gunung Semeru
Gunung Semeru memiliki beberapa spot destinasi alam yang indah dan menakjubkan. Salah satunya adalah Oro-Oro Ombo. --
KORANRB.ID - Gunung Semeru memiliki beberapa spot destinasi alam yang indah dan menakjubkan. Salah satunya adalah Oro-Oro Ombo.
Oro-Oro Ombo salah satu destinasi alam yang paling menakjubkan dan ikonik di jalur pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur.
Lokasinya terletak di ketinggian sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut, dan menjadi bagian dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Untuk diketahui, Nama Oro-Oro Ombo berasal dari bahasa Jawa yang berarti "padang rumput yang luas", dan memang sesuai dengan kondisi lapangannya yang membentang luas seperti sabana.
Yang paling menarik dari Oro-Oro Ombo adalah hamparan padang savana dengan vegetasi unik berupa bunga berwarna ungu yang sekilas mirip lavender, tetapi sebenarnya merupakan bunga Verbena brasiliensis atau spesies tanaman invasif dari Amerika Selatan.
BACA JUGA:Serius! Jangan Mendaki Gunung Semeru Sebelum Paham Resiko dan Mitigasi Bencana
Bunga ini tumbuh subur saat musim kemarau, biasanya antara bulan Mei hingga September, menjadikan Oro-Oro Ombo terlihat seperti lautan ungu yang memukau.
Banyak pendaki menyebut kawasan ini sebagai lavender-nya Semeru, karena keindahannya yang eksotis dan atmosfer yang tenang.
Padang ini dikelilingi perbukitan hijau dan langit biru cerah, menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik dan menjadi spot favorit untuk beristirahat ataupun berfoto selama perjalanan menuju puncak Mahameru.
Oro-Oro Ombo terletak di antara Ranu Kumbolo dan Cemoro Kandang. Biasanya, pendaki yang sudah bermalam di Ranu Kumbolo akan melanjutkan perjalanan melalui tanjakan cinta — tanjakan legendaris yang cukup curam dan dipercaya menyimpan mitos romantis.
BACA JUGA:Gunung Semeru Dijuluki Mahkota Pulau Jawa, Ini Penjelasannya
Setelah melewati tanjakan ini, Oro-Oro Ombo akan langsung menyambut para pendaki dengan keindahannya yang terbentang luas.
Wilayah ini tidak hanya berperan sebagai tempat istirahat alami, tetapi juga menjadi transisi ekosistem dari danau pegunungan ke wilayah padang rumput dan hutan gunung yang lebih tinggi.
Ini menjadikan Oro-Oro Ombo sebagai titik penting secara ekologis maupun pengalaman pendakian.