Kebijakan Aplikator Memberatkan, Driver Grab Demo di Kantor DPRD Kota Bengkulu
DEMO: Ratusan driver ojol Grab Bengkulu yang terdiri dari berbagai komunitas driver menggelar Demo di depan Kantor DPRD Kota Bengkulu.--HENDRI SAPUTRA/RB
BENGKULU, KORANRB.ID – Ratusan driver ojek online Grab mengadakan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Bengkulu.
Kedatangan mereka untuk menyampaikan keluhan terkait kebijakan aplikator terutama target order bulanan yang dinilai sangat memberatkan driver selaku mitra.
Dalam aksi itu, DPRD Kota Bengkulu menerima 10 orang perwakilan driver Grab untuk diajak hearing di Kantor DPRD Kota Bengkulu.
Disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo, pihaknya telah menerima dan menindaklanjuti aspirasi driver ojol Grab yang mengeluhkan kebijakan baru dari perusahaan terkait target order bulanan yang dinilai sangat memberatkan.
“Kami sebagai wakil rakyat menerima aspirasi dari kawan-kawan driver Grab.
Mereka saat ini sedang dihadapkan dengan kebijakan perusahaan yang sangat memberatkan, terutama terkait target order yang harus dicapai dalam 1 bulan.
Dengan kondisi konsumen yang ada di Kota Bengkulu dan jumlah driver yang cukup banyak, target yang ditetapkan terasa mustahil untuk dicapai,” sampai Rahmad.
Ditambahkan Rahmad kalau target order bulanan di Kota Bengkulu ini justru lebih tinggi dibandingkan dengan kota besar lainnya.
BACA JUGA:Gaji 13 ASN Disalurkan Bertepatan dengan HUT ke-17 Bengkulu Tengah
“Driver menyampaikan bahwa target order yang ditetapkan di Kota Bengkulu lebih besar dari kota-kota besar.
mereka minta agar bisa dimediasi dengan pihak aplikator Grab.
Mereka berharap aturan baru ini bisa dibatalkan dan tetap menggunakan aturan lama, yang kalau tidak salah sekitar 280 orderan tiap bulan,” tambahnya.
Selain target order, driver grab juga mengeluhkan soal kebijakan sistem slot waktu kerja yang memaksa mereka harus terus bekerja agar target tercapai.