Bupati Rachmat Riyanto Tegaskan Semua Anak Harus Sekolah, Tak Mampu Akan Dibantu
SEMANGAT: Pelajar SMPN 3 sangat bersemangat menyambut tahun ajaran baru 2025/2026.--JERI/RB
BENTENG, KORANRB.ID - Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), ada 1.494 anak di Kabupaten Bengkulu Tengah masuk dalam kategori Anak Tidak Sekolah (ATS) pada tahun 2025.
Menyikapi ini, Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.AP menyatakan dengan tegas, semua anak di Kabupaten Bengkulu Tengah harus sekolah dan tidak ada yang tidak sekolah.
Apabila memang ada orang tua yang tidak mampu menyekolahkan anaknya, silahkan laporkan kepada dirinya. Pemkab Bengkulu Tengah akan membantu agar anak tersebut tetap bersekolah.
"Saya tegaskan semua anak di Bengkulu Tengah harus sekolah semua.
BACA JUGA:Dirut PT Catur Pilar Pasrah, Akui Tak Setor Pajak Rp367 Juta: Minta Hukuman Diringankan
Jangan sampai ada yang tidak sekolah atau bahkan yang putus sekolah hanya karena perekonomian.
Laporkan kepada saya, akan kita bantu agar bisa sekolah," tegasnya.
Bupati menyampaikan, jika persoalan pendidikan merupakan salah satu perhatian khusus untuk Pemkab Bengkulu Tengah di bawah kepemimpinannya.
Makanya program pemberian perlengkapan sekolah gratis untuk anak SD dan SMP selalu diprogramkan setiap tahun.
BACA JUGA:Setiap Hari 1 Kasus, Narkoba Dominasi Perkara di Kejari Bengkulu
Karena Pemkab Bengkulu Tengah tidak ingin ada anak yang tidak sekolah atau putus sekolah.
Bahkan setiap mengunjungi sekolah-sekolah, ia selalu berpesan agar setiap siswa harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Kedepan, kita (Pemkab Bengkulu Tengah, red) akan terus mengawal seluruh anak di Bengkulu Tengah agar terus mendapatkan pendidikan dan mengikuti program wajib belajar 13 tahun," sampainya.
Terkait data dari Kemendikdasmen tersebut, Bupati mengatakan, data tersebut belum diketahui dari tahun berapa sampai tahun berapa.