Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

Bosan Dengan Wisata yang Itu-Itu Aja, Cobalah Berwisata ke Cagar Budaya Batu Dewa

Wisata Cagar Budaya Ratu Dewa yang terletak di Kecamatan Curup Utara, Desa Batu Dewa--Abdi/RB

KORANRB.ID - Bosan dengan wisata yang itu-itu saja, wisata cagar budaya yang terletak di Kecamatan Curup Utara, Desa Batu Dewa cocok jadi alternatif. 

Desa ini menyimpan kisah lama yang terus diceritakan dari generasi ke generasi sebuah legenda yang menautkan masa kini dengan masa purbakala. 

Di sana, berdirilah dua situs batu yang terkenal, Batu Dewa atau Batu Bejemur, yang menjadi magnet bagi masyarakat setempat maupun pendatang yang haus akan cerita rakyat penuh misteri.

Konon, pada malam-malam tertentu ketika bulan purnama menggantung sempurna di langit, tujuh bidadari dari kayangan turun ke bumi. 

BACA JUGA:Modif Tipis-Tipis, Warna Merah Menyala, Honda Prima Jadi Motor Impian Cewek Gen Z

BACA JUGA:Walikota BDW Terjun Langsung Datangi Lokasi dan Korban Banjir Kota Bengkulu

Mereka memilih sebuah sudut sunyi di desa itu untuk mandi, tepat di lokasi yang kini dikenal sebagai Batu Dewa. 

Airnya diyakini jernih dan memantulkan cahaya rembulan seperti perak cair, menjadi tempat rahasia para bidadari membasuh diri dari penat kehidupan langit.

Namun, Batu Dewa bukan sekadar bongkahan batu biasa. Situs ini terdiri dari tiga batu purbakala yang masing-masing memiliki bentuk unik. 

Dua di antaranya menyerupai lempengan batu dengan lubang-lubang kecil mirip permainan congklak, seolah menjadi saksi bisu permainan masa lampau yang tak pernah diketahui manusia. 

BACA JUGA:Tempat Wisata Bersejarah di Bengkulu! Berikut 3 Fakta Benteng Marlborough

BACA JUGA:Hujan Deras di Kota Bengkulu: Rumah Warga, Sekolah dan Kantor Camat Terdampak Banjir

Sementara satu batu lainnya berbentuk seperti cobek raksasa dengan cekungan dalam, yang menurut cerita digunakan para bidadari untuk menumbuk bahan bedak mereka.

Batu dewa dipercaya menyinpan legenda menjadi tempat mandi, para bidadari akan berkumpul di batu cobek itu untuk menggiling rempah dan bunga, menciptakan bedak wangi yang menempel lembut di kulit mereka. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan