Lapas Curup Minta Lahan Untuk Tanam Kelapa, Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Daerah
KUNJUNGAN: Bupati Rejang Lebong, H. M Fikri Thobari, SE, MAP bersama Kalapas Kelas IIA Curup, David Rosehan, AMd.IP, SH dan jajarannya.-foto: abdi/koranrb.id-
CURUP – Bupati Rejang Lebong, H. M Fikri Thobari, SE, MAP menerima audiensi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, David Rosehan, AMd.IP, SH, Senin, 1 September 2025.
Turut mendampingi Kepala Pengamanan Lapas, Evan Arisandi, A.Md.IP, MH, serta staf Lapas, Romli. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir satu jam tersebut, David menyampaikan rencana program penanaman 1.000 bibit kelapa.
Program tersebut dirancang untuk mendukung ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, sekaligus sebagai wujud kontribusi Lapas dalam pembangunan daerah.
BACA JUGA:7 SD Akan Terima Bantuan Komputer, Setiap Sekolah Dapat 21 Unit
BACA JUGA:Forkopimda Pastikan Kondisi Bengkulu Tengah Tetap Terjaga dan Kondusif
“Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang serentak dilaksanakan di seluruh Lapas di Provinsi Bengkulu. Namun, pelaksanaan utamanya akan dipusatkan di Rejang Lebong. Insya Allah launching akan dilakukan pada 9 September 2025. Kendala kami hanya satu, yaitu lahan untuk penanaman. Untuk itu, kami mohon dukungan dari Bapak Bupati,” ungkap David.
Menanggapi permohonan tersebut, Bupati Fikri dengan sigap menyatakan dukungannya.
Menurutnya, program penghijauan dengan bibit kelapa bukan hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di masa depan.
BACA JUGA:Terlalu Sering Memikirkan Keburukan Orang? Hati-Hati, Bisa Bikin Botak!
BACA JUGA:Daun Senggani: Tanaman Liar dengan 3 Manfaat yang Perlu Kamu Tahu!
“Ini program yang sangat positif. Pemerintah daerah tentu akan mendukung sepenuhnya. Kita akan bantu menyiapkan lahan yang sesuai agar program bisa berjalan baik. Saya akan langsung koordinasikan dengan Dinas Pertanian dan Perikanan,” kata Fikri.
Tak hanya berjanji, Bupati Fikri langsung melakukan tindak lanjut cepat. Ia menghubungi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Achmad Syafriansah, SP, dan mengusulkan pemanfaatan lahan milik Balai Benih Induk (BBI) di Desa Lubuk Kembang, Kecamatan Curup Utara.
“Lahan BBI luasnya lebih dari tiga hektare dan lokasinya cukup strategis, tidak jauh dari pusat kota. Selain sebagai lokasi utama penanaman, sebagian bibit kelapa nantinya juga bisa kita distribusikan langsung kepada masyarakat untuk ditanam di lahan mereka. Dengan begitu, manfaatnya akan lebih luas,” jelas Fikri.