Baca Koran Harian Rakyat Bengkulu - Pilihan Utama

530 Ternak Bengkulu Terpapar PMK, Pemprov Terima 13 Ribu Dosis Vaksin

TERNAK: Salah satu ternak warga kelurahan Sungai Rupat beberapa waktu lalu. RENO/RB--

KORANRB.ID – Hingga awal September 2025, tercatat sebanyak 530 ekor hewan ternak di Provinsi Bengkulu terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Untuk menekan penyebaran penyakit menular ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu telah menerima 13 ribu dosis vaksin dari pemerintah pusat.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dinakeswa) Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita, menjelaskan kasus PMK masih tersebar di sejumlah kabupaten/kota.

“Tercatat hingga awal September 2025 ini, sebanyak 530 ekor hewan ternak yang terpapar PMK tersebar di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu,” jelasnya.

BACA JUGA:Transisi E-Katalog Ganggu Lelang Proyek Jalan, Dinas PUPR Mukomuko Pilih Tender Manual

BACA JUGA:Dua Bersaudara Spesialis Curanmor Ditangkap, Amankan Motor Mahasiswa di Bengkulu

Ia menambahkan, pada triwulan ketiga 2025, Bengkulu mendapat tambahan 13 ribu dosis vaksin PMK yang langsung didistribusikan ke berbagai daerah.

“Kita menerima 13 ribu dosis vaksin dari Pemerintah Pusat dan kemudian vaksinasi terus digencarkan sebagai langkah pencegahan penyebaran di seluruh daerah di Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Menurutnya, vaksinasi dilakukan oleh tim vaksinator di lapangan sesuai jadwal dan pembagian periode di setiap kabupaten/kota. Dari data yang dihimpun, kasus PMK paling banyak ditemukan di lima daerah, yakni Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, Mukomuko, dan Seluma.

“Sebab pada triwulan ketiga ini Pemerintah Pusat telah mendropping sebanyak 13 ribu dosis vaksin yang akan didistribusikan ke lima wilayah itu,” paparnya.

BACA JUGA: Dugaan Kredit Fiktif di Lebong, Kejati Bengkulu Terima SPDP Baru, Ini Inisial Tersangkanya

BACA JUGA:SMPN 22 Bengkulu Utara Juara Kapolda Cup VII 2025, Alif Raih Top Skor

Selain PMK, Sri Herlin mengingatkan para peternak agar tetap waspada terhadap penyakit hewan menular strategis lainnya seperti Jembrana, HIS, dan SE.

Ia meminta peternak menjaga kebersihan kandang, mencukupi pakan ternak, rutin melakukan penyemprotan disinfektan, serta meminta pemeriksaan kesehatan minimal enam bulan sekali.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan