Mengapa Harus 911 dan 112? Fakta Unik Nomor Darurat yang Jarang Diketahui
Dalam keadaan darurat, setiap detik sangat berharga. Karena itulah hampir semua negara di dunia memiliki nomor telepon khusus untuk meminta bantuan.--
KORANRB.ID - Dalam keadaan darurat, setiap detik sangat berharga. Karena itulah hampir semua negara di dunia memiliki nomor telepon khusus untuk meminta bantuan.
Di Amerika Serikat dikenal dengan nomor 911, sementara di banyak negara Eropa dan beberapa negara Asia, termasuk Indonesia, menggunakan 112. Sekilas, angka-angka ini terlihat sederhana, tetapi ternyata pemilihannya memiliki sejarah dan alasan unik.
Nomor 911 pertama kali ditetapkan pada tahun 1968 sebagai nomor darurat resmi di Amerika. Sebelum itu, masyarakat harus menghubungi nomor panjang berbeda-beda sesuai wilayah atau langsung menelepon kantor polisi setempat.
Masalahnya, dalam keadaan panik, orang sering salah tekan atau lupa nomor. Maka diputuskan perlu ada satu nomor nasional yang pendek, mudah diingat, dan tidak digunakan untuk fungsi lain.
BACA JUGA:5 Fakta Unik Ikan Ekor Kuning: Ikan Laut Terkenal
Angka 911 dipilih bukan secara kebetulan. Pertama, karena terdiri dari tiga digit saja sehingga bisa langsung diingat. Kedua, pada telepon jadul dengan tombol putar, angka 9 dan 1 cukup berjauhan sehingga kecil kemungkinan tersambung tidak sengaja.
Ketiga, kombinasi 911 tidak digunakan sebagai kode area atau nomor layanan lain, sehingga aman menjadi nomor darurat eksklusif.
Sementara itu, Uni Eropa memutuskan untuk menyatukan layanan darurat dengan nomor 112. Alasannya agar warga negara mana pun yang bepergian di Eropa cukup mengingat satu nomor, tidak perlu menghafal banyak kode di tiap negara.
Keunggulan nomor 112 adalah bisa dipanggil meski tanpa pulsa, tanpa kartu SIM, bahkan saat jaringan operator utama sedang tidak tersedia. Sistemnya otomatis mencari jaringan terdekat agar panggilan tetap tersambung.
Indonesia sendiri telah mengadopsi nomor 112 sebagai nomor darurat nasional. Hal ini diharapkan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan cepat dari kepolisian, pemadam kebakaran, hingga medis, cukup dengan satu panggilan.
BACA JUGA:Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya untuk Jantung
Menariknya, Inggris tetap mempertahankan nomor 999 yang sudah dipakai sejak 1937. Pada masa itu, telepon masih menggunakan sistem putar.
Angka 9 dipilih karena membutuhkan waktu paling lama untuk memutar, sehingga kecil kemungkinan tersambung secara tidak sengaja akibat gangguan listrik atau kesalahan teknis. Meski begitu, kini Inggris juga sudah mengintegrasikan sistemnya dengan 112 agar lebih universal.
Dari sini terlihat bahwa pemilihan nomor darurat bukan asal pilih. Ada pertimbangan psikologis, teknis, hingga historis. Nomor harus singkat, mudah diingat saat panik, serta aman dari risiko salah sambung. Hingga kini, 911 dan 112 menjadi simbol layanan darurat yang paling dikenal di dunia.