Penetapan Sekdaprov Bengkulu Tunggu Aba-Aba Kemendagri
Rusmayadi Hasan, S.STP--reno/rb
KORANRB.ID - Penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu definitif masih menunggu aba-aba dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Hingga kini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu belum menerima informasi lanjutan terkait penetapan satu nama pejabat tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Merah Putih.
Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Rusmayadi Hasan, S.STP, MM menegaskan bahwa seluruh proses penetapan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Untuk penetapan Sekda, kami belum menerima informasi lanjutan. Tiga besar hasil seleksi terbuka sudah hampir dua minggu diserahkan ke pusat. Selanjutnya menjadi kewenangan Kemendagri dan tidak ada target waktu,” ujar Rusmayadi.
BACA JUGA:Belanja Pakan BBI Kepahiang Hanya Buang-buang Anggaran
BACA JUGA:Seleksi Sekda Bengkulu Selatan Tinggal Menunggu Hasil Tim Pansel
Adapun tiga nama yang dinyatakan lolos dan menempati peringkat tiga besar hasil Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu yakni Dr. H. Herwan Antoni, S.KM, M.Kes, M.Si, H. Hadianto, SE, M.I, dan Dr. Aulia Sofyan, S.Sos, M.Si.
Ketiga nama tersebut tertuang dalam pengumuman resmi Panitia Seleksi (Pansel) melalui Surat Nomor 821/21/PANSEL-JPTM/2025 yang ditandatangani Ketua Pansel, Dr. Thanon Aria Dewangga, S.IP, M.Si, tertanggal 12 Desember 2025.
“Penetapan tiga besar dilakukan setelah seluruh tahapan seleksi rampung, mulai dari seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, asesmen kompetensi, hingga wawancara akhir,” ujarnya.
Proses tersebut juga mengacu pada rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Surat Nomor 31672/2/AK.02.03/SD/F/2025 tertanggal 10 Desember 2025 tentang hasil penilaian akhir seleksi terbuka JPTM di lingkungan Pemprov Bengkulu.
BACA JUGA:12 Tersangka Tambang Bengkulu Rambung Dilimpahkan, 1 Tersangka dari PT RSM Menyusul
BACA JUGA:Seluruh OPD Diingatkan Tindak Lanjuti Hasil Audit BPK
“Dari tiga kandidat tersebut, satu nama nantinya akan ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu definitif,” terangnya.
Berdasarkan data yang dihimpun RB, Herwan Antoni dikenal sebagai birokrat lapangan dengan jam terbang panjang. Kariernya ditempa dari bawah, dimulai sebagai CPNS di Puskesmas Lebong pada 1997, hingga menduduki sejumlah posisi strategis, seperti Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kepala Pelaksana BPBD, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rejang Lebong, dan kini menjabat Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu. Pengalaman lintas sektor menjadikannya sosok eksekutor kebijakan yang matang.