Rejang Lebong Masih Kekurangan Guru PJOK dan Kesenian

RAMAI: Suasana aktivitas pagi SMP Negeri 1 Rejang Lebong, kemarin.--ABDI/RB
BACA JUGA:Pembayaran Tunjangan Sertifikasi 1.539 Guru di Bengkulu Utara Sebelum Idul Fitri Terancam Batal
Lebih jauh, Novrianto mengatakan, saat ini guru-guru honorer yang terdaftar di database BKN dan belum diangkat PPPK tetap mendapatkan gaji melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Namun, besaran honor yang diterima para guru ini bervariasi tergantung pada kemampuan keuangan sekolah masing-masing.
“Para guru honorer tetap bekerja sambil menunggu proses pengangkatan PPPK tahun depan.
Mereka digaji dari dana BOS, dan besaran gajinya bervariasi, mulai dari Rp200 ribu sampai Rp700 ribu per bulan,” ujar Novrianto.
BACA JUGA: Sidang Kasus Dugaan Gratifikasi dan Pemerasan Rohidin Mersyah Digelar di PN Tipikor Bengkulu
Novrianto menambahkan, pihaknya memahami bahwa honor tersebut belum sebanding dengan beban kerja para guru, apalagi mengingat peran penting mereka dalam dunia pendidikan.
Oleh sebab itu, Disdikbud Rejang Lebong terus mendorong agar proses pengangkatan PPPK guru segera direalisasikan, sehingga kesejahteraan guru dapat meningkat.
“Memang masih jauh dari kata layak, tapi ini upaya sementara sambil menunggu formasi PPPK tahun depan.
Kami berharap semua guru honorer bisa segera mendapatkan kejelasan status dan haknya,” tambah Novrianto.