Tahan Cuaca Ekstrem! Berikut 5 Kucing Liar yang Hidup di Pegunungan

Felis bieti. Foto: Ilustrasi/ fran/ meta ai/ koranrb.id--
BACA JUGA:Perjalanan Bebas Drama! Berikut 4 Tips Mudik Bersama Kucing Kesayangan
Dengan bulu tebal berwarna cokelat dan ekor panjang, Kucing gunung andean memiliki bobot yang relatif ringan, sekitar 6 kilogram.
Kemampuan kucing gunung Andean untuk memanjat, melompat dan berlari dengan lincah sangat penting untuk kelangsungan hidupnya.
Hal tersebut membantunya untuk menghindari predator serta mengejar mangsa.
Di habitatnya, kucing ini berbagi wilayah dengan spesies kucing liar lainnya, seperti kucing pampas dan puma.
Walaupun sering bertemu, ketiga spesies ini jarang berkonflik karena mereka memiliki kebiasaan, makanan dan habitat yang berbeda.
BACA JUGA:Kucing Menghilang Mendadak dari Rumah! Berikut 5 Faktanya
Namun sayangnya, kucing gunung Andean menjadi salah satu spesies yang paling sulit untuk ditemui di habitatnya.
Penurunan populasi, ukuran tubuh yang kecil, dan kemampuan kamuflase yang baik membuatnya semakin sulit untuk diobservasi.
Upaya konservasi sangat penting untuk melindungi spesies ini supaya tetap dapat bertahan di alam liar.
4. Puma
Dikutip dari laman iNaturalist, puma concolor, lebih dikenal dengan sebutan puma, cougar atau singa gunung.
BACA JUGA:Kenapa Kucing Suka Mengganggu Orang Salat? Berikut 3 Alasannya
Kucing ini adalah salah satu kucing besar yang sangat adaptif dan memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup di berbagai tipe habitat.
Dengan persebaran yang luas, puma dapat ditemukan di seluruh Amerika Utara, Tengah, dan Selatan, menjadikannya salah satu predator yang paling fleksibel di dunia.