RS Pratama Ipuh Mukomuko Belum Bisa Layani Masyarakat, Ini Kendalanya

SEPI: Gedung megah RS Pratama yang belum berfungsi. FIRMANSYAH/RB--
KORANRB.ID – Rumah Sakit (RS) Pratama yang berlokasi di Desa Air Buluh Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko hingga kemarin, 24 Maret 2025 belum bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis.
Meski sejak akhir 2024 lalu, berbagai upaya telah dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mukomuko agar RS Pratama tersebut dapat sesegera mungkin beroperasi melayani masyarakat.
“Iya, memang RS Pratama masih belum bisa memberikan pelayanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di RS Pratama. Terutama yang berlokasi di Kecamatan Ipuh dan sekitarnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo S.KM.
Dikatakan Bustam, pasca visitasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu bersama Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di RS Pratama, terdapat sejumlah catatan yang harus segera mungkin dilengkapi oleh manajemen RS Pratama Ipuh.
BACA JUGA:3 Desa Laksanakan PAW Kades, 4 Desa Belum
BACA JUGA:Bupati Zurdi Nata Serahkan LPKJ TA 2024 ke DPRD
Di antaranya sumber daya manusia (SDM), seperti tenaga apoteker yang belum ada.
Kemudian masih kurangnya tenaga teknis kefarmasian, serta belum ada dokter spesialis.
“Memang untuk tahun ini kita belum bisa menyiapkan petugas medis khusus yang akan ditugasksan di RS Pratama, namun kita akan memanfaatkan petugas medis dari layanan kesehatan yang berada di dekat lokasi tersebut. Tapi sayangnya masih tetap ada bebera posisi tenaga medis yang kurang,” sampainya.
Tidak hanya itu, Bustam juga menyampaikan, untuk peralatan medis pendukung pelayanan belum 100 persen terpenuhi.
BACA JUGA:Usai Pilkada, 15 ASN Pemkab Kepahiang Ajukan Pindah
BACA JUGA:Sabar, Dana Banpol 2025 Masih Dalam Proses, Tak Kena Pangkas
Untuk peralatan kesehatan di rawat inap saat ini baru 30 persen terpenuhi, sedangkan peralatan di ruang laboratorium baru 40 persen terpenuhi.
Sedangkan untuk peralatan di instalasi farmasi cawan dan mortir obat serta timbangan gram dan milligram bahkan belum tersedia.