Ringankan Beban Rakyat, Gubernur Helmi Turunkan Harga BBM Non Subsidi
Helmi Hasan --reno/rb
KORANRB.ID – Ringankan beban masyarakat, Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi.
Gubernur Helmi tidak hanya sekadar menebar janji untuk Bantu Rakyat, komitmen itu terus ia upayakan dalam berbagai bentuk. Setelah sebelumnya memberikan kerianganan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) beberapa hari yang lalu.
Saat ini, ia kembali memberikan keringanan bagi masyarakat dengan menurunkan harga BBM non subsidi yang telah berlaku di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Ulang (SPBU) di Provinsi Bengkulu.
“Kita telah tunaikan janji penurunan BBM ini, dengan harapan bisa meringankan beban masyarakat,” tutur Gubernur Helmi Hasan.
BACA JUGA:Perdana, Sianok Travel Berangkatkan 156 Jemaah Umrah Lewat Jalur Baru
BACA JUGA:OPD Diminta Kreatif dan Inovatif, Kota Bengkulu jadi Magnet Event Nasional
Penurunan BBM Non Subsidi itu, Helmi menyebutkan bukan sekadar konsumsi tahunan melainkan konsumsi harian masyarakat, sehingga beban harga itu diturunkan dan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Ini juga kita minta kepada masyarakat untuk digunakan dengan sebaik-baiknya, sehingga keringan itu terasa dan merata,” ungkap Helmi.
Dengan keputusan Gubernur Helmi itu, harga BBM Provinsi Bengkulu saat ini sama rata dengan harga BBM di provinsi tetangga, seperti Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, dan Jambi, dimana sebelumnya harga BBM di Provinsi Bengkulu tertinggi di sumatera
Selain itu penyesuaian harga BBM Non Subsidi tersebut diturunkan hingga sebesar Rp300/liter yang mberlaku untuk beberapa jenis BBM yaitu Pertamax dari yang semula Rp12.700/liter saat ini menjadi Rp12.400/ liter.
BACA JUGA: Waspada Penyakit Menular, Pemprov Bengkulu Gencarkan Pengendalian Ternak
BACA JUGA:Hasil Verifikasi Dugaan Kecurangan Seleksi PPPK Rejang Lebong Segera Diumumkan
Kemudian Pertamax Turbo dari harga sebesar Rp13.800 menjadi Rp13.500/liter, selanjutnya Dexlite semula Rp14.350 menjadi Rp14.050/liter dan terakhir BBM jenis dex dari Rp14.750 menjadi Rp14.450/liter.
Ditambahkan Kepala Bidang Energi dan Kelistrikan, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Rozani Andawari mengatakan turunnya harga BBM Non subsidi itu menyusul setelah Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan memberikan kebijakan turunnya tarif pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 25 persen beberapa waktu lalu.