Warsiman menambahkan, Pemkab Mukomuko akan terus berupaya mendukung untuk meningkatkan produksi hasil tangkapan perikanan laut setiap tahunnya.
Salah satunya, dengan turut memberikan bantuan sarana prasarana perikanan tangkap.
Baik itu mesin tempel, jaring tangkap ikan, dan yang lainnya. Dengan banyaknya pemberian bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap diyakini akan sangat membantu masyarakat pesisir.
BACA JUGA:Bersih-bersih Berantas Sarang Nyamuk!
“Kami akan selalu meningkatan target produksi perikanan tangkap, setiap tahunnya. Sebab dengan besarnya hasil tangkapan ikan nelayan dapat menjadi dasar dan nilai plus dalam pengajuan bantuan ke pemerintah pusat,” sampainya.
Lanjutnya, untuk itu dengan adanya penambahan sarana dan prasarana perikanan tangkap.
Diharapkan nelayan juga semangat untuk mencari ikan. Agar peningkatan sarana prasarana tangkap, dapat dapat diimbangi dengan peningkatan produksi perikanan tangkap.
Apalagi produksi perikanan tangkap dari perairan laut di wilayah Kabupaten Mukomuko pada tahun 2023 mencapai 24.190 ton, atau meningkat dibandingkan sebelumnya 19.699 ton.
Selain itu, juga produksi perikanan tangkap tahun 2023 telah melebihi dari target yang telah ditetapkan oleh Pemkab Mukomuko.
“Pada saat musim ikan nanti, harapan kami geliat nelayan akan sangat tinggi untuk melaut,” ujarnya.
Warsiman juga menjelaskan, adanya bantuan sarana perikanan tangkap seperti mesin tempel dan alat tangkap yang diberikan oleh Pemkab Mukomuko pada tahun sebelumnya, secara otomatis memberikan kontribusi bagi masyarakat nelayan.
Karena selama ini nelayan masih menggunakan mesin kapal yang sudah tua.
“Alhamdulillah, dengan banyaknya pemberian bantuan peralatan perikanan tangkap, nelayan tidak perlu khawatir lagi pada saat memasuki musim ikan. Sebab daya angkut dan jelajah kapal cukup tinggi,’’ sebut Warsiman.
Seperti tahun 2023 lalu, pada saat musim ikan bawal, layur, dan manyung, hasil tangkapan nelayan Mukomuko melimpah.
‘’Ditambah lagi ikan jenis ini juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi, dengan pasar luar daerah,” pungkasnya.