Pembangunan Sirkuit Merah Putih Akhir 2025
Tejo Suroso. RENO/RB--
KORANRB.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu memastikan pembangunan Sirkuit Balap Merah Putih akan mulai dikerjakan pada akhir 2025.
Proyek ini diharapkan menjadi wadah resmi olahraga otomotif sekaligus menekan aksi balap liar di jalan raya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suros, ST, M.Si menyebutkan perencanaan pembangunan telah rampung, dan tahap berikutnya adalah tender fisik.
“Awal perintah Pak Gubernur, kalau perencanaannya sudah final, di akhir tahun ini kita mulai tender fisiknya,” kata Tejo.
Sirkuit tersebut akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 5 hektare. Lokasinya memanfaatkan eks Kantor Bakorluh di kawasan Taba Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, serta sebagian lahan milik Balai Benih Ikan (BBI) yang terdampak pembangunan jalan tol.
BACA JUGA:SIM Keliling Polresta Bengkulu Jangkau Warga
BACA JUGA:Polisi Ringkus 3 Tersangka Curanmor Viral di Kota Bengkulu
“Jika tidak ada penambahan anggaran, lahan eks Bakorluh dan sebagian tanah BBI itulah yang akan kita manfaatkan,” jelas Tejo.
Dari alokasi Rp 8 miliar, sekitar Rp 500 juta digunakan untuk penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Rp 1 miliar untuk perencanaan teknis. Sisa anggaran sekitar Rp 6 miliar akan dilelang pada akhir 2025.
Untuk desain, Pemprov Bengkulu telah menggandeng tim perancang yang sebelumnya terlibat dalam pembangunan Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
“Kita sudah bertemu dengan tim perencana Mandalika di Surabaya, dan mereka siap membantu mendesain sirkuit Bengkulu,” ujar Tejo.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi Penjualan dan Penyewaan Lapak di Pasar Panorama, Jaksa Geledah 3 Lokasi
Rencana pembangunan sirkuit sebelumnya juga ditegaskan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Menurutnya, sirkuit menjadi prioritas untuk menyalurkan minat generasi muda pecinta otomotif.